Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta PBB transparan dalam menyelidiki serangan di Libanon selatan yang menewaskan tiga personel TNI dalam misi perdamaian.
"Pemerintah menuntut penyelidikan PBB yang cepat, transparan, dan komprehensif serta menegaskan bahwa pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya 'kekebalan'," ujar Djamari dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu (1/4).
Ia menilai, rentetan serangan yang menimpa personel TNI merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan menunjukkan lemahnya komitmen pihak-pihak yang terlibat konflik terhadap perlindungan pasukan perdamaian.
Peristiwa tersebut juga meninggalkan duka mendalam bagi TNI, mengingat prajurit yang gugur merupakan bagian dari misi menjaga perdamaian dunia.
Lebih lanjut, Djamari mengingatkan bahwa jika insiden ini tidak ditangani secara serius, potensi jatuhnya korban dari pasukan perdamaian negara lain di kawasan tersebut akan semakin besar.
Karena itu, ia kembali menegaskan pentingnya sikap tegas, solid, dan konsisten dari PBB dalam menindaklanjuti hasil investigasi guna menjamin keamanan seluruh personel penjaga perdamaian.
Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), Kemenko Polkam juga akan meningkatkan sinergi dengan Kementerian Pertahanan, TNI, serta Kementerian Luar Negeri untuk memastikan perlindungan maksimal bagi personel yang bertugas di wilayah konflik.
Selain itu, pemerintah berencana mengevaluasi kembali prosedur keamanan bagi prajurit agar selaras dengan dinamika situasi di Libanon selatan.
Sebelumnya, tiga anggota TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Libanon (UNIFIL) dilaporkan gugur pada Maret 2026.
Berdasarkan data TNI, ketiganya adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar.
Farizal dilaporkan meninggal dunia akibat serangan artileri tidak langsung di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3). Sementara itu, Nur Ichwan dan Zulmi gugur akibat ledakan kendaraan di dekat Bani Haiyyan pada Senin (30/3). (Ant/E-4)
Indonesia mengecam ledakan yang melukai 3 prajurit UNIFIL di Libanon, mendesak PBB segera bertindak dan melakukan investigasi transparan atas insiden berulang.
Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Libanon selatan
AMERIKA Serikat mengusir Wakil Duta Besar Iran untuk PBB Saadat Aghajani. Ia diusir sejak Desember 2026 atas alasan keamanan nasional.
Fraksi PAN DPR RI mengutuk keras serangan Israel terhadap pasukan perdamaian PBB di Libanon yang menewaskan prajurit TNI dalam misi UNIFIL.
Pola tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak negara sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengamankan jalur bagi kapal melalui Selat Hormuz.
PBB dinilai harus mengambil langkah tegas, mulai dari penyelidikan menyeluruh hingga pemberian sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved