Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Kabais Mundur Buntut Kasus Air Keras Andrie Yunus, DPR: Proses Hukum Harus Jalan Terus

Rahmatul Fajri
26/3/2026 16:03
Kabais Mundur Buntut Kasus Air Keras Andrie Yunus, DPR: Proses Hukum Harus Jalan Terus
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/8/2025).(Antara)

ANGGOTA Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai mundurnya Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo sebagai langkah ksatria dan merupakan bentuk tanggung jawab moral.

Adapun, penyerahan jabatan Letjen Yudi dilakukan di tengah polemik kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang diduga melibatkan oknum anggota Denma BAIS TNI.

"Ini menjadi contoh yang baik dan semoga bisa ditiru oleh kita semua. Ketika ada bawahannya melakukan pelanggaran, beliau menunjukkan sikap tanggung jawab moral. Sikap Kabais itu patut dihargai sebagai bentuk akuntabilitas dan integritas dalam menjalankan tugas," ujar Hasanuddin di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Meski demikian, Hasanuddin meminta penyelidikan kasus penyiraman air keras ini tetap dilanjutkan secara menyeluruh, transparan, dan tanpa intervensi. Ia menekankan bahwa mundurnya pimpinan bukan berarti kasus dianggap selesai di level administratif saja.

Menurutnya, penyidik harus berani mengungkap siapa aktor yang merancang atau berada di balik peristiwa tersebut, melampaui para eksekutor di lapangan.

"Ini penting agar tidak menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan di tengah masyarakat," tegas purnawirawan jenderal TNI tersebut.

Lebih lanjut, Hasanuddin memastikan bahwa DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasannya secara ketat terhadap kasus ini. Ia menyebut mekanisme pengawasan intelijen di Komisi I akan bekerja sungguh-sungguh untuk memastikan seluruh proses hukum terbuka bagi publik. (Faj/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya