Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Strategi 'Ruang Diskusi' Prabowo: Diapit Jokowi dan SBY, Bahas Benteng Geopolitik

Irvan Sihombing
04/3/2026 14:21
Strategi 'Ruang Diskusi' Prabowo: Diapit Jokowi dan SBY, Bahas Benteng Geopolitik
Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) memimpin jalannya agenda Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan dengan diapit Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026).(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar pertemuan besar bertajuk Silaturahmi Kebangsaan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026) malam. Pertemuan ini menjadi sorotan publik lantaran Prabowo tampak diapit oleh dua mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kehadiran para tokoh bangsa, jajaran menteri kabinet, hingga pimpinan partai politik ini bukan sekadar pertemuan formal. Prabowo menegaskan pentingnya membangun "Ruang Diskusi Nasional" sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu di tahun 2026.

Konsolidasi Menghadapi Ketidakpastian Global

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa persatuan elite politik adalah kunci utama agar Indonesia tidak goyah diterjang dampak konflik internasional. Ia menyatakan bahwa tantangan ekonomi dan keamanan ke depan memerlukan pemikiran kolektif dari para pemimpin berpengalaman.

"Kita membangun ruang diskusi nasional untuk memastikan setiap langkah kebijakan kita matang dan mampu mengantisipasi dampak geopolitik yang ada," ujar Prabowo dalam keterangannya.

Baca Juga: Analisis Dampak Ekonomi Geopolitik Global terhadap Mata Uang Rupiah 2026.

Momen Keakraban Tokoh Bangsa

Pemandangan menarik terlihat saat jamuan makan malam, di mana Presiden Prabowo duduk satu meja dengan Jokowi dan SBY. Kehadiran dua mantan presiden tersebut memberikan sinyal kuat akan adanya keberlanjutan (continuity) dan persatuan nasional yang solid.

Sejumlah tokoh kabinet dan pimpinan partai politik yang hadir mengapresiasi langkah Presiden Prabowo. Mereka menilai inisiatif ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas dalam negeri di tengah suhu politik global yang memanas.

Agenda Utama Tujuan Strategis
Silaturahmi Kebangsaan Konsolidasi kekuatan politik domestik.
Ruang Diskusi Nasional Mitigasi risiko dampak geopolitik global.
Pertemuan Lintas Tokoh Menjaga stabilitas kebijakan nasional.

Pertemuan berlangsung secara tertutup untuk pembahasan teknis mengenai langkah-langkah strategis pemerintah dalam beberapa bulan ke depan. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya