Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS komunikasi politik, Hendri Satrio (Hensa), memprediksi stabilitas perpolitikan Indonesia masih akan terjaga sepanjang tahun 2026. Menurutnya, tensi politik nasional baru akan mengalami kenaikan signifikan pada periode 2027 hingga 2028 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Hensa dalam acara Multimatics Consumer Appreciation Day di JHL Solitaire Hotel, Tangerang Selatan, Jumat (6/2/2026).
“Kalau di politik, menurut saya saat ini baik-baik saja. Presiden Prabowo sedang berusaha merangkul semua pihak karena beliau percaya jika elite politik rukun, maka pembangunan bisa berjalan maksimal. Kondisi justru baru akan memanas di 2027-2028,” ujar Hensa.
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini menilai, dinamika politik yang muncul di tahun 2026 kemungkinan besar hanya berupa fenomena jangka pendek. Isu-isu seperti perombakan kabinet (reshuffle) atau perdebatan mengenai kebijakan tertentu diprediksi tidak akan mengganggu stabilitas nasional secara fundamental.
Meski demikian, Hensa mengingatkan bahwa kondisi politik tidak berdiri sendiri. Faktor eksternal tetap memegang peranan kunci dalam menjaga ritme pemerintahan.
“Politik akan sangat dipengaruhi oleh variabel ekonomi, hukum, dan pola komunikasi yang dibangun pemerintah di tahun ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Executive Director Multimatics, Agus Setiawan, menekankan pentingnya sektor swasta memahami analisis PESTEL (Politics, Economy, Social, Technology, Environment, dan Legal) dalam mengambil kebijakan bisnis.
“Kami berharap para pelaku usaha mendapatkan insight bahwa dalam membuat keputusan, ada variabel lain yang harus dihitung, seperti geopolitik, tarif impor, hingga dampak perang global,” jelas Agus.
Berbeda dengan perspektif politik yang dianggap stabil, ekonom Ferry Latuhihin justru memberikan peringatan keras terkait kondisi ekonomi nasional tahun 2026. Ferry memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa merosot di bawah 3 persen, bahkan menyentuh angka 0 persen akibat manajemen ekonomi yang dinilainya kurang tepat.
Ferry juga mengeluarkan proyeksi mengkhawatirkan terkait nilai tukar mata uang. “Ada kemungkinan besar nilai tukar dolar AS akan menembus angka Rp20.000 pada kuartal ketiga tahun ini,” ungkap Ferry. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved