Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Hasan Nasbi: Kematangan Mesin PSI Jadi Kunci Utama untuk Tembus Senayan

Irvan Sihombing
30/1/2026 19:55
Hasan Nasbi: Kematangan Mesin PSI Jadi Kunci Utama untuk Tembus Senayan
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.(Antara)

BERGABUNGNYA sejumlah tokoh besar ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai menjadi angin segar yang memperbesar peluang partai ini untuk menembus ambang batas parlemen.

Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi, berpendapat bahwa peluang PSI kini sangat bergantung pada kerja keras serta konsistensi dalam memperkuat struktur dan mesin politik di seluruh daerah.

Menurut Hasan, tanda-tanda kematangan PSI sebagai organisasi politik mulai nampak dari dinamika internal serta pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Harus dibuktikan dengan kerja keras. Kalau mereka kerja keras kan peluang itu. Kalau dengan lihat Rakernas, hari ini kelihatan ya partai ini udah lebih matang sebagai partai politik. Dan itu bisa menambah peluang untuk bisa masuk parlemen,” ujar Hasan, Jumat (30/1).

Tantangan "Pecah Telur" di Parlemen

Meski menunjukkan tren positif, Hasan mengingatkan bahwa jalan menuju Senayan tidaklah mudah. Ia menyoroti catatan sejarah Pemilu sejak 2014, di mana belum ada satu pun partai politik baru yang berhasil lolos ke DPR RI.

“Tantangan berproses sebagai partai itu enggak gampang. Dan sejak tahun 2014 terakhir belum ada partai baru yang masuk lagi ke parlemen. Yang ada, malah partai keluar dari parlemen. Nah, itu tantangannya untuk mecahin telur,” ujarnya.

Selain faktor mesin partai, sorotan juga tertuju pada bergabungnya sejumlah politisi senior seperti Rusdi Masse Mappasessu (RMS) yang menyusul jejak Ahmad Ali dan Bestari Barus ke partai berlambang mawar tersebut.

Terkait spekulasi bergabungnya Joko Widodo ke PSI, Hasan menilai hal tersebut tentu akan membawa dampak elektoral yang signifikan, meskipun bukan menjadi satu-satunya faktor penentu kemenangan. Kehadiran tokoh-tokoh kuat diharapkan mampu memberikan daya dorong tambahan bagi PSI dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya