Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan strategis kepada jajaran Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam arahannya, Sjafrie menekankan peran vital generasi muda sebagai investasi jangka panjang pertahanan dan calon pemimpin masa depan.
Sjafrie menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis untuk menyaring putra-putri terbaik dari seluruh pelosok Tanah Air. Para kadet diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Disiplin adalah fondasi utama. Tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Para kadet harus membangun kemandirian dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi," ujar Sjafrie, melalui keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie memberikan perhatian khusus bagi para kadet yang bercita-cita menjadi penerbang TNI Angkatan Udara (AU). Ia menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen membuka jalur pembinaan terarah, termasuk opsi percepatan akademik bagi mereka yang memiliki kemampuan dan minat tinggi.
"Negara akan hadir memfasilitasi proses pendidikan tersebut sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia pertahanan. Hal ini tentu dilakukan dengan dukungan kemampuan kadet dan persetujuan orang tua," tegas Menhan.
Pembekalan ini diikuti oleh 58 kadet yang terdiri dari 51 putra dan 7 putri. Para peserta memiliki latar belakang yang beragam, berasal dari berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Maluku dan Papua.
Menhan mengaku bangga atas tekad para kadet untuk mengabdi sejak usia dini. Ia berpesan agar semangat nasionalisme dan patriotisme terus diasah guna mewujudkan Indonesia yang kuat dan berwibawa di kancah internasional.
"Teruslah mengasah kemampuan diri dan manfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara untuk menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi rakyat," pungkasnya.(H-2)
MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Bagi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Syamsoedin, menginjakkan kaki kembali di Sarajevo membawa perasaan nostalgia yang mendalam.
Selain melakukan pertemuan bilateral, Sjafrie beserta jajaran juga meninjau langsung fasilitas industri pertahanan Turki di ASELSAN.
"Pertemuan nanti diharapkan lancar dan konstruktif, serta mencerminkan semangat kedua pihak untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Turki,"
Upaya penangkapan itu merupakan bentuk sikap tegas pemerintah dalam melindungi sumber daya alam negara dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved