Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Beri Pembekalan 58 Kadet KKRI, Menhan Tekankan Loyalitas kepada NKRI

Rahmatul Fajri
08/1/2026 12:49
Beri Pembekalan 58 Kadet KKRI, Menhan Tekankan Loyalitas kepada NKRI
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin(Dok Istimewa)

MENTERI Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan strategis kepada jajaran Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam arahannya, Sjafrie menekankan peran vital generasi muda sebagai investasi jangka panjang pertahanan dan calon pemimpin masa depan.

Sjafrie menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis untuk menyaring putra-putri terbaik dari seluruh pelosok Tanah Air. Para kadet diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Disiplin adalah fondasi utama. Tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Para kadet harus membangun kemandirian dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi," ujar Sjafrie, melalui keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie memberikan perhatian khusus bagi para kadet yang bercita-cita menjadi penerbang TNI Angkatan Udara (AU). Ia menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen membuka jalur pembinaan terarah, termasuk opsi percepatan akademik bagi mereka yang memiliki kemampuan dan minat tinggi.

"Negara akan hadir memfasilitasi proses pendidikan tersebut sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia pertahanan. Hal ini tentu dilakukan dengan dukungan kemampuan kadet dan persetujuan orang tua," tegas Menhan.

Pembekalan ini diikuti oleh 58 kadet yang terdiri dari 51 putra dan 7 putri. Para peserta memiliki latar belakang yang beragam, berasal dari berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Maluku dan Papua.

Menhan mengaku bangga atas tekad para kadet untuk mengabdi sejak usia dini. Ia berpesan agar semangat nasionalisme dan patriotisme terus diasah guna mewujudkan Indonesia yang kuat dan berwibawa di kancah internasional.

"Teruslah mengasah kemampuan diri dan manfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara untuk menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi rakyat," pungkasnya.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya