Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri membongkar fenomena meresahkan di ruang digital yang menyasar kalangan remaja. Sebanyak 70 anak diidentifikasi telah terinfiltrasi ke dalam kelompok True Crime Community (TCC), sebuah ekosistem digital yang secara agresif mengglorifikasi tindakan kekerasan dan ekstremisme.
Juru Bicara Densus 88, Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana, dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1), menegaskan bahwa fenomena ini telah menyebar ke 19 provinsi. DKI Jakarta menjadi wilayah dengan paparan tertinggi (15 anak), disusul Jawa Barat (12 anak), dan Jawa Timur (11 anak).
“Mayoritas anak yang terpapar berada di fase transisi krusial, didominasi usia 15 tahun atau peralihan dari SMP ke SMA. Ini adalah usia rentan pencarian jati diri,” ujar Mayndra dilansir dari Antara, Rabu (7/1).
Berdasarkan hasil asesmen mendalam, Densus 88 menyoroti bahwa komunitas ini tidak sekadar menawarkan konten, melainkan memanipulasi psikologis anak-anak yang memiliki kerentanan emosional. Mayndra mengungkapkan, anak-anak ini menjadikan TCC sebagai "suaka emosional" atau rumah kedua.
Faktor pendorong utama bukanlah ideologi semata, melainkan akumulasi trauma domestik dan sosial. Mayoritas dari mereka adalah korban perundungan (bullying) serta berasal dari keluarga disfungsional (broken home), mulai dari perceraian orang tua, ketidakharmonisan, hingga paparan kekerasan domestik.
“Di dalam komunitas ini, aspirasi mereka didengar. Terjadi dialog yang seolah memberikan solusi atas masalah hidup mereka, namun solusinya diarahkan pada narasi kekerasan. Ini adalah bentuk validasi yang salah arah,” tegas Mayndra.
Berbeda dengan jaringan teror konvensional yang hierarkis, TCC tumbuh secara organik dan sporadis tanpa tokoh sentral. Penyebarannya menunggangi gelombang budaya pop digital.
Propaganda disusupkan melalui kemasan visual menarik seperti video pendek, animasi, meme, hingga musik yang disukai remaja. Strategi ini, menurut Mayndra, sangat efektif membangkitkan semangat ekstremisme pada anak yang belum memiliki kemampuan berpikir kritis.
“Ini adalah pertemuan antara minat pada sensasionalisme media, ruang digital transnasional yang tanpa batas, dan kondisi psikologis anak yang labil,” tambahnya.
Sebagai langkah mitigasi, Densus 88 telah melakukan intervensi terhadap 67 dari 70 anak tersebut melalui pendekatan lunak (soft approach) yang meliputi konseling dan pemetaan masalah, bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait perlindungan anak. (Z-10)
Temuan tersebut menjadi peringatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, khususnya di Jawa Timur, untuk memperkuat sistem pencegahan sejak dini.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 menyebut aksi penikaman di sekolah Moskow, Rusia, terinspirasi ledakan SMAN 72 Jakarta setelah ditemukan tulisan “Jakarta Bombing 2025”.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Densus 88 Antiteror Polri merilis daftar 27 grup media sosial yang menyebarkan ideologi ekstrem seperti Neo Nazi kepada anak-anak. Simak daftarnya.
Densus 88 Antiteror Polri merilis daftar 27 grup media sosial yang menyebarkan ideologi ekstrem seperti Neo Nazi kepada anak-anak. Simak daftarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved