Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Profil Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang Terjerat OTT KPK

Anton Kustedja
19/12/2025 13:06
Profil Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang Terjerat OTT KPK
Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan rangkaian acara menyambut pelantikan Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja pada 20 Februari lalu.(Dok Pemkab Bekasi)

BUPATI Bekasi Ade Kuswara Kunang mendadak menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam operasi yang digelar pada Kamis (18/12) kemarin, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk Bupati Bekasi yang baru menjabat tersebut.

"Benar, salah satunya (Bupati Bekasi)," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (19/12) dini hari.

Kabar penangkapan ini langsung memicu sorotan mengingat Ade Kuswara dikenal sebagai salah satu kepala daerah termuda di Indonesia. Ade Kuswara lahir di Bekasi, 15 Agustus 1993. Kini, usianya baru menginjak 32 tahun sehingga menjadikannya figur muda dalam kancah politik nasional.

Dia merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang terpilih sebagai Bupati Bekasi periode 2025–2030. Ia juga menjabat Ketua DPC PDI-P untuk periode yang sama.

Ade Kuswara resmi dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Saat dilantik, usianya baru 31 tahun 6 bulan. Ia pun mencetak sejarah sebagai bupati definitif termuda sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Riwayat pendidikan Bupati seluruhnya ditempuh di wilayah Cikarang Selatan. Dia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri Sukadami 03, lanjut ke SMP Negeri 1 Cikarang Selatan, lalu SMA Negeri 1 Cikarang Selatan.

Setelah itu, ia menempuh studi ke Universitas Presiden dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 2016.

Ia merupakan putra HM Kunang, tokoh masyarakat yang menjabat Kepala Desa Sukadami, Cikarang Selatan. Ayahnya juga pendiri organisasi kemasyarakatan Ikatan Putra Daerah (Ikapud) dan Garda Pasundan Bekasi.

Karier Politik

Ade Kuswara memulai karier politiknya lewat Pemilu 2019. Saat itu, dia maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari PDI-P. Ia berhasil meraih suara signifikan dan resmi dilantik sebagai legislator daerah pada Desember 2019.

Selama hampir 4 tahun, ia menjalankan tugas sebagai anggota DPRD hingga Desember 2023. Berbekal pengalaman legislatif itu, Ade Kuswara kemudian maju dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2024.

Dalam kontestasi itu, Ade Kuswara berpasangan dengan Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati. Pasangan yang diusung oleh koalisi partai, antara lain PDI-P, PPP, PBB, dan Partai Buruh. Pasangan ini berhasil keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara tertinggi.

Setelah dilantik, pasangan Ade Kuswara-Asep Surya dikenal aktif menggulirkan program yang diklaim berpihak kepada masyarakat. Beberapa kebijakan yang sempat disorot antara lain peningkatan insentif untuk guru ngaji, penguatan peran RT/RW, serta peluncuran layanan aduan digital cepat bagi warga Bekasi. (AK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya