Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan diskusi bilateral dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi. Diskusi itu membahas penguatan keamanan maritim dan modernisasi pertahanan Indonesia. Pertemuan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Pertemuan 2+2 RI-Jepang ke-3, yang menandai penguatan komitmen kedua negara dalam memperdalam kemitraan strategis di bidang pertahanan, modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), serta penguatan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Menhan Koizumi menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Indonesia dan menyoroti peran aktif Indonesia dalam memperkuat keamanan kawasan ASEAN.
Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis utama Jepang dalam menjaga stabilitas regional, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan maritim dan dinamika geopolitik Indo-Pasifik yang terus berkembang. Sjafrie menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Koizumi sebagai Menteri Pertahanan Jepang.
Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi aktif dalam menjaga integritas dan keamanan kawasan, sejalan dengan prinsip sentralitas ASEAN dan visi Indo-Pasifik yang damai, stabil, inklusif, dan berbasis aturan. Diskusi bilateral menitikberatkan pada penguatan keamanan maritim dan modernisasi pertahanan Indonesia.
Beberapa inisiatif konkret yang dibahas antara lain dukungan Jepang terhadap penguatan kemampuan pengawasan maritim Indonesia (ISR), transfer teknologi dan peralatan pertahanan, kolaborasi dalam pengembangan radar pantai, serta eksplorasi kerja sama pembangunan fregat masa depan.
Sjafrie menyambut baik inisiatif Jepang tersebut dan menekankan bahwa peningkatan kapabilitas maritim, baik dari sisi platform, sensor, maupun pelatihan merupakan prioritas strategis Indonesia untuk memperkuat kesiapan TNI AL dalam menjaga jalur laut vital dan menghadapi ancaman non-tradisional.
“Pertemuan ini berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Indonesia dan Jepang sepakat untuk memperkuat kerja sama pertahanan secara nyata dan terukur, guna memberikan kontribusi signifikan bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Kami menantikan kelanjutan dialog strategis pada pertemuan 2+2 mendatang,” ujar Sjafrie melalui keterangannya, Selasa (18/11).
Kedua menteri juga sepakat untuk memperluas latihan gabungan dan meningkatkan interoperabilitas pasukan melalui latihan bersama Super Garuda Shield, kerja sama antarsatuan pasukan khusus, sampai pertukaran taktik dan operasi tingkat satuan.
Untuk menjamin kesinambungan dan efektivitas kerja sama, kedua negara menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi strategis melalui High-Level Committee (HLC), defence strategic dialogue (DSD), pengembangan kerangka hukum baru, termasuk acquisition and cross servicing agreement dan general security of military agreement (GSOMIA). Langkah-langkah ini dinilai krusial dalam membangun kepercayaan, memperkuat interoperabilitas, dan memperluas cakupan kerja sama pertahanan secara institusional.
Sjafrie menegaskan bahwa komunikasi yang erat dan kolaborasi praktis merupakan fondasi utama kemitraan strategis Indonesia-Jepang. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved