Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata atau tête-à-tête dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Abdullah II ibn Al Hussein. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Presiden di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (14/11).
Pertemuan ini digelar setelah keduanya mengikuti upacara kenegaraan di depan Istana Merdeka. Presiden Prabowo menyambut hangat kedatangan Raja Abdullah II saat memasuki ruang kerjanya.
Keduanya sempat berfoto bersama di hadapan awak media sebelum melanjutkan pertemuan tertutup. Prabowo dan Raja Abdullah II duduk di sofa berwarna coklat yang saling bersebalahan.
Seusai agenda tête-à-tête, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral yang melibatkan sejumlah delegasi dari masing-masing negara.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, berbagai isu dan peluang kerja sama akan dibahas. Setelahnya, kedua pemimpin negara direncanakan menggelar konferensi pers bersama.
Adapun delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo meliputi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Bob/P-3)
Didampingi putranya, Jan Ethes, Wapres tiba di Masjid Istiglal pada pukul 06.47 WIB.
Presiden menekankan bahwa momen kemenangan ini harus menjadi momentum bagi seluruh rakyat untuk mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar bangsa Indonesia.
Airlangga mengatakan dalam pelaksanaannya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan berkaitan PLTD.
Oleh karena itu, Prabowo meyakini konsep pohon industri sebagai bagian dari kebijakan hilirisasi pemerintah perlu segera diberlakukan terhadap seluruh komoditas strategis.
Presiden menjelaskan kebutuhan untuk efisiensi itu melihat skor ICOR Indonesia yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga.
Prabowo juga menyatakan negara tidak akan menolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved