Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMERINTAH telah memikirkan segala upaya untuk menjaga ketertiban aksi damai yang akan dilakukan sejumlah organisasi masyarakat pada 4 November. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah telah menyiapkan pengamanan untuk memastikan aksi berjalan tertib.
"Kan sudah masing-masing, polisi dan tentara sudah siap-siap," kata Kalla di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).
Kalla menambahkan, sejumlah personel tambahan telah didatangkan dari daerah paling dekat ke Jakarta. Semua pengamanan itu, kata Kalla, hanya untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk.
Aparat keamanan tidak akan bertindak represif. Mereka tidak akan menyerang demonstran. Hal itu, semata menjaga stabilitas agar tidak ada gejolak baik politik maupun ekonomi.
Pemerintah, kata Kalla, tidak khawatir aksi damai akan berjalan ricuh. Tapi, pemerintah tetap mempersiapkan diri, karena mobilisasi massa dalam aksi itu cukup besar.
"Saya yakin Insya Allah (aman)," pungkas Kalla.
Kalla baru saja bertemu dengan Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Kunjungan itu sekadar silaturahmi dan bertukar pikiran tentang penanganan kemungkinan terburuk dari aksi damai yang akan dihadapi.
Jusuf Kalla bukan orang pertama yang ditemui SBY, Selasa (1/11). Siang tadi, ia menyambangi Menteri Koordinator Politi, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Pertemuan dengan Wiranto berlangsung sekitar 20 menit.
Wiranto mengaku, kedatangan SBY sebagai mantan Menkopolhukam. SBY dan Wiranto pernah menjadi Menko Polhukam di era Presiden Abdurrahman Wahid dan Wakil Presiden Megawati Sukarnoputri. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved