Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
MANTAN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pertemuan tertutup dengan Menko Polhukam Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemarin.
Menurut Wiranto, pertemuan itu sekadar silaturahim antarsesama mantan menko polhukam. “Sudah lama Pak SBY mau mengunjungi saya sebagai mantan menko polhukam. Ya, untuk berbicara untuk tugas menko polhukam tentunya,” ujar Wiranto seusai pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit itu.
Seusai pertemuan, SBY langsung pulang tanpa berkomentar sedikit pun. Wiranto membantah pertemuan tersebut ada kaitannya dengan rencana unjuk rasa besar-besaran yang bakal digelar pada 4 November mendatang.
“Tidak mengarah ke situ. Tidak ada yang istimewa untuk saya sampaikan. Yang pasti, beliau memberikan dukungan penuh terhadap tugas-tugas yang saya emban, juga masukan-masukan konstruktif. Itu saja,” tandas Wiranto.
Tak lama sesudah SBY meninggalkan Kemenko Polhukam, beredar kabar SBY bakal menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat guna menyikapi rencana unjuk rasa 4 November dan isu-isu lainnya. Namun, konferensi pers tersebut ditunda hari ini dan berlangsung di kediaman SBY, Cikeas, Bogor.
Wiranto pun membantah keduanya membicarakan soal dokumen laporan akhir Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Munir. “Enggak (bahas TPF). Itu kan urusan beliau (SBY) dengan Jaksa Agung yang membuka hasil pemeriksaan TPF Munir. Cuma silaturahim,” ujarnya lagi.
Menurut Wiranto, Kejaksaan Agung telah memiliki fotokopi dokumen laporan akhir TPF Munir. Pemerintah, kata dia, tengah menindaklanjuti dokumen itu. Selain bertemu Wiranto, SBY tadi malam bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Deo/P-3)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved