Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKAPOLRI Komjen Agus Andrianto diangkat menjadi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pengumuman ini disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Minggu (20/10) malam.
Prabowo melantik Agus bersama menteri-menteri lain dalam kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (21/10). Sementara itu, wakil menteri dilantik pada siang hari.
Sebelumnya, Agus Andrianto datang ke kediaman Prabowo pada Senin sore, 14 Oktober 2024, pukul 16.38 WIB.
Agus mengaku ditawarkan untuk membantu dalam kabinet kerja Prabowo-Gibran periode 2024-2029.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Agus juga berdiskusi dengan Prabowo tentang rencana pembangunan lima tahun ke depan. Agus menyatakan siap untuk menjadi pembantu Prabowo.
"Beliau tadi menyampaikan kepada saya, apakah kalau ditugaskan untuk membantu, saya siap? Tentunya, sebagai prajurit Bhayangkara, saya siap untuk mengabdikan diri bagi bangsa Indonesia," kata Agus di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2024.
Agus Andrianto merupakan pria asal Blora, Jawa Tengah. Ia memulai pendidikan di SD Negeri 1 Tempelan, SMP Negeri 1 Blora, SMA Negeri 1 Blora, dan meraih gelar S2 Ilmu Hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.
Ia masuk Korps Bhayangkara melalui Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1989, kemudian melanjutkan pendidikan di PTIK pada tahun 1995, pendidikan sekolah staf dan pimpinan (Sespim), hingga pendidikan sekolah staf dan pimpinan tinggi (Sespimti) pada tahun 2012.
Jenderal polisi bintang tiga ini mengawali karirnya sebagai Pamapta Polres Dairi pada tahun 1989, dilanjutkan dengan jabatan Kapolsek Sumbul (1990), Kapolsek Parapat (1992), Kapolsek Percut Seituan (1995), Kapuskodalops Polres Lampung Selatan (1997), dan Kasat Serse Poltabes Medan (1999).
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kasubag Binops Bag Serse Ek Polda Jatim (2001), Kasubag Binops Bag Serse Um Polda Jatim (2001), Wakapolres KP3 Tanjungperak (2003), Pamen Polda Jatim (2005), Kasat I/Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2006), Kapolres Tangerang (2007), dan Kapolres Metro Tangerang (2008).
Karirnya terus berlanjut dengan menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Sumut (2009), Kabagresmob Robinops Bareskrim Polri (2011), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri (dalam rangka Dik Sespimti), Kabagbinlatops Robinops Sops Polri (2013), Dir Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN (2015), Dirtipidum Bareskrim Polri (2016), Wakapolda Sumut (2017), Kapolda Sumut (2018), Kabaharkam Polri (2019), Kabareskrim Polri (2021), dan Wakapolri (2023-2024).
Pria berusia 57 tahun ini berpengalaman dalam bidang reserse dan telah menerima sejumlah penghargaan selama bertugas di Polri, seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian, Satyalancana Karya Bhakti, dan Satyalancana Dharma Nusa. (Z-10)
Tambahan tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan dan potensi tantangan di tahun depan.
Wakil Kapolri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan aneka tantangan keamanan di 2024. Tantangan tersebut mulai dari dalam hingga luar negeri.
PT Pindad adalah salah satu BUMN pertahanan yang sedang naik daun dengan banyaknya produk pertahanan berkualitas ekspor.
Resmi menjabat sebagai Wakapolri, Komjen Agus pastikan tidak ada matahari kembar di tubuh Polri
"Wakapolri direncanakan hari Senin tanggal 3 Juli ya," kata As SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (1/7).
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut dilakukan di kawasan Lapas Nusakambangan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan, sebanyak 16.078 warga binaan menerima remisi Natal tahun ini.
Menteri Imipas Agus Andrianto meraih penghargaan Transformational Leader di NFLF 2025 berkat kepemimpinannya yang mendorong transformasi Kemenimipas
Kemenimipas menutup kalender 2025 dengan sederet capaian strategis yang menandai semakin matangnya kementerian baru bentukan pemerintahan Presiden Prabowo.
Ketiganya adalah Badari dan Raka Ady Zulismayanto dari sebelumnya Petugas/Anggota Jaga serta Melda Subondi dari sebelumnya Penjaga Tahanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved