Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan bahwa kader-kader yang menamakan diri sebagai Pejuang PPP yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah gerombolan penyusup.
Dia mengatakan keanggotaan mereka telah dicabut dari partai berlambang ka'bah itu. Mereka dianggap tidak memahami dan sejalan dengan visi misi PPP.
"Sejumlah kader yang mengklaim sebagai Pejuang PPP itu telah dipecat dan dicabut keanggotaannya," kata Mardiono di Gedung High End, Jakarta, Rabu (3/1).
Baca juga: Witjaksono Tidak Risau Dipecat PPP Karena Dukung Prabowo
Mardiono mengaku sudah mengabdi di partai selama 26 tahun dan tidak pernah menobatkan diri sebagai pejuang. Ia pun heran ada kader yang baru bergabung selama tujuh bulan sudah mengklaim sebagai pejuang.
"Saya mengabdi di PPP sudah 26 tahun dan tidak pernah menobatkan diri sebagai pejuang. Bagaimana mungkin seseorang yang baru tujuh bulan, membaca AD/ART saja tidak, tapi mengklaim sebagai pejuang," ucapnya.
Baca juga: Mardiono Sanksi Tegas Kader PPP yang tidak Sejalan
Ia pun bersyukur bisa mengetahui sikap para penyusup itu lebih cepat sehingga partai bisa segera bertindak.
"Saya sebut ini sebagai penyusupan. Alhamdulillah, Allah sayang kepada PPP dan menunjukkan lebih cepat orang-orang ini," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, PPP telah memecat sejumlah kader yang menamakan diri Pejuang PPP. Salah satu di antara mereka adalah Wakil Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Witjaksono. (Ant/Z-11)
Kubu Agus Suparmanto akan melakukan langkah politik, langkah administrasi, dan gugatan hukum bila diperlukan agar Menkum membatalkan SK tersebut.
Mardiono menyampaikan bahwa keputusan aklamasi diambil untuk menyelamatkan jalannya Muktamar yang dinilai sudah berada dalam situasi darurat.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) II di Hotel Luwansa, Manado.
DPW PPP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi merekomendasikan Muhamad Mardiono sebagai calon ketua umum.
Tokoh PPP Papua Raya, Nason Utty, secara tegas menyatakan dukungannya agar Mardiono memimpin PPP secara definitif.
Dukungan kepada Muhamad Mardiono untuk kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025-2030 mendapat tambahan penguatan.
DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau menunjukkan soliditas organisasi dengan sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IX,
Ketua Umum PPP Mardiono melakukan silaturahmi ke kediaman Din Syamsuddin
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengajak Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ikut mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi
Muhamad Mardiono mengatakan ada orang baik yang memfasilitasi rekonsiliasi PPP antara kubunya dengan kubu Agus Suparmanto.
Lebih lanjut Supratman menjelaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengatakan partai politik harus menyelesaikan masalahnya sendiri bila memiliki persoalan.
Supratman mengatakan, pemerintah menyerahkan PPP untuk mengurus organisasinya saat ini. Pemerintah menegaskan tidak mau ikut campur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved