Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut partainya adalah milik semua anak bangsa.
PAN, kata Zulhas, memang lahir dari rahim Muhammadiyah. Namun, perjuangan Muhammadiyah adalah untuk seluruh bangsa, sehingga inklusivitas adalah mandat dari perjuangan tersebut.
"PAN melintasi batas-batas ormas, agama, suku, bahasa, warna kulit. PAN adalah milik semua anak bangsa, sebagaimana logo kami Matahari," katanya dalam pidato politiknya saat Peringatan HUT Ke-25 PAN di Senayan, Jakarta, Senin (28/8) malam seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Gelar Festival, PAN Ajak Pelaku UMKM Lokal Berpartisipasi
Zulhas menjelaskan Matahari pada logo PAN memiliki filosofi sebagai lambang dari pemberi kasih sayang dan kehidupan bagi siapa pun. "Matahari filosofinya memberikan kasih sayang, memberikan kehidupan, memberikan cintanya kepada siapa saja tanpa pandang bulu, tanpa pilih-pilih. Itulah Partai Amanat Nasional," ujarnya.
Dia pun menyebut PAN merupakan partai yang menerapkan budaya demokrasi, egaliter, dan sistem merit. Hal itu katanya terlihat dari banyaknya anak muda yang bergabung dengan partai tersebut.
"Lihat tadi, muda semua, kenapa? Karena partai ini menerapkan kultur demokrasi, egaliter, merit system, di samping mengakomodasi dan mengakselerasi keterlibatan generasi baru politik Indonesia," ucap Zulhas.
Baca juga: Prabowo Peluk Erat Cak Imin, Zulhas: Jangan Sampai Lepas Lagi
Pasca-25 tahun PAN berdiri, Zulhas meminta para kader untuk terlibat aktif dalam pemajuan bangsa dan negara, serta memastikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat.
"Menciptakan tatanan bernegara yang adil dan berdaulat, sebagaimana visi Partai Amanat Nasional untuk bangsa ini ke depan adalah kemajuan dan kedaulatan," sambung dia.
Menutup pidato politiknya, Zulhas memandatkan kader untuk memperjuangkan ide-ide kemajuan negeri. Dia pun meminta kader bekerja secara serius dan bersungguh-sungguh, terutama dalam membantu dan menyejahterakan rakyat.
"Menangkan pemilu legislatif, menangkan pilpres. Lihatlah Matahari telah tinggi di ufuk timur, lambungkan Matahari tepat di atas kepala kita, Matahari tertinggi, Matahari di jam 12 pas," pesan dia. (Z-6)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Waketum PAN Eddy Soeparno mengaku pihaknya terbuka dengan usulan mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD kembali menguat.
Selain di bidang ketenagakerjaan, Eddy juga menyoroti kebijakan kemandirian pangan yang mulai menunjukkan hasil positif.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
FRAKSI Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta menyatakan sikap tegas menolak kehadiran atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastic Championship 2025
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved