Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Ekspose Nasional Tata Kelola Sumber Daya Alam bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan mengangkat tema : "Menguak Dalang Eksport Ilegal Nikel China" di Aula Sekretariat PB HMI pada Selasa (15/8).
Muhamad Ikram Pelesa, Ketua PB HMI Bidang Pembangunan Energi Migas dan Minerba (PEMM) mengatakan, kegiatan tersebut didasari atas dugaan ekspor bijih nikel (nikel ore) ke China sebanyak 5,3 juta ton hingga menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 575.068.799.722,52 atau Rp 575 miliar. Kerugian itu, kata dia, timbul dari ekspor ilegal bijih nikel sepanjang 2020 hingga Juni 2022.
Pada kesempatan itu, Ikram menyebutkan bahwa para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) tidak memiliki kapasitas untuk melakukan ekspor, dia menduga para pemegang smelter menjadi dalang ekspor ilegal tersebut.
Baca juga: BKPM: Penetapan Bea Keluar Ekspor Mineral Logam untuk Genjot Hilirisasi
“Tidak mungkin pemegang IUP untuk melakukan ekspor, maka patut diduga ada potensi para pemegang smelter yang melakukan ekspor nikel ilegal ke cina. Pada poin ini kita harus kaji dan teliti terkait ekspor tersebut, sebab proses ekspor tentu saja melibatkan pihak-pihak keamanan”, ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (17/8).
Lebih jauh, Ikram juga menyinggung terkait apakah Kementerian ESDM mengetahui ekspor gelap yang dilakukan besar-besaran ini. Kata dia, berdasarkan keterangan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, mereka hanya menerima laporan produksi dan penjualan dari pemegang IUP saja, dan hanya melakukan pengawasan, pembinaan serta ekspresi lapangan dalam sebulan sekali.
Baca juga: Politisi PDIP Tersangka Pemalsuan Dokumen Dinilai Bisa Jadi Kotak Pandora Kasus Pertambangan
“Artinya, pemerintah hanya menerima pengaduan dari masyarakat terkait adanya penambangan ilegal ini. Olehnya itu, PB HMI meminta agar Menteri ESDM untuk berinisiasi membentuk lembaga Satuan Tugas (Satgas) dalam bentuk penindakan bagi pelaku penambangan liar tanpa izin karena mengingat euforia EBTKE kita belum siap,” ucapnya.
Disisi lain, lanjut dia, HMI selalu memberi saran dan masukan terkait pengawasan di lapangan juga meminta agar Menteri ESDM memberi sanksi pencabutan IUP bagi pemegang IUP yang menyediakan jasa dokumen terbang. (Z-7)
HMI juga mendorong mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera menggelar sidang darurat serta melakukan konsolidasi kawasan demi menjaga perdamaian dunia.
Aliansi Kader HMI Se-Jakarta menggelar aksi di depan Kedubes AS menolak agresi militer Amerika Serikat ke Venezuela dan menuntut pembebasan Presiden Nicolas Maduro
Muhammad Fadel Yudawa menekankan bahwa kepemimpinannya sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI akan difokuskan pada penguatan gerakan kesehatan berbasis pengabdian.
Yusril meminta Polda Sumut agar fokus untuk memberantas tempat-tempat maksiat.
Pada kesempatan tersebut ia mengingatkan alumni HMI tetap bekiprah dalam ranah politik dengan partai pilihan masing-masing, namun tidak membawa bawa islam dalam politik.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Muhammad Falah, menyerukan agar mahasiswa dan masyarakat terus menyuarakan keresahan terkait situasi politik.
Kepala Pusat Makroekonomi Indef, M Rizal Taufikurahman, menjelaskan faktor global dan domestik yang memicu masuknya dana asing ke sektor nikel dan tambang logam Indonesia.
Harga nikel dunia di LME melonjak tajam menembus US$17.900 per ton pada Selasa (6/1). Rencana Indonesia memangkas kuota produksi 2026 jadi pemicu utama.
PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan Mitsui & Co Ltd resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis dalam pemasaran high grade nikel matte.
Pertambangan nikel yang telah operasional selama 2,5 tahun dan banyak membawa manfaat dalam mensejahterakan masyarakat Suku Kawei.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Ia menambahkan bahwa setelah dua fase tersebut, INA bahkan sudah membeli lahan untuk Fase III sebagai sinyal percepatan yang tidak main-main.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved