Kamis 17 November 2022, 19:05 WIB

Haedar Berharap WPC Hadirkan Jalan Islam Tengahan

Widjajadi | Politik dan Hukum
Haedar Berharap WPC Hadirkan Jalan Islam Tengahan

MI/WIDJAJADI
konferensi WORLD Peace Forum ke-48 yang membahas tentang perdamaian dan persaudaraan dunia berdimensi kemanusiaan di Surakarta, Jawa Tengah.

 

WORLD Peace Forum (WPF) ke-8 dinilai sebagai forum penting untuk meluaskan gaung pesan-pesan Islam pada level global. Gelaran itu diharapkan membawa pada jalan Islam Tengahan atau wasatiyat al-Islam.   
 
"Kami berkomitmen pada pesan wasatiyah Islam yang tidak hanya berhenti pada deklarasi, tetapi bisa direalisasikan dalam hidup sebenarnya penduduk muslim dan warga dunia," tegas Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat menyampaikan pesan pada acara WPF ke-8, yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, selama dua hari, mulai Kamis (17/11).
 
Menurut dia, tantangan dunia hari ini begitu kompleks. Seperti suburnya kecurigaan, ujaran kebencian, permusuhan, konflik dan perang, kekerasan pada anak dan perempuan, ekstrimisme, kemiskinan hingga diskriminasi dalam lingkup domestik, regional, dan global.

 

Muktamar Muhammadiyah

 

"Dalam kaitannya dengan kongres Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah tahun ini, kami berharap forum ini dapat melahirkan kemuliaan dan agenda strategis untuk menguatkan persaudaraan antara muslim dengan berbagai agama dan kepercayaan sebagaimana juga dengan antar negara dan peradaban dalam semangat Islami yaitu rahmatan lil alamin," tandasnya.

Haedar menekankan World Peace Forum yang diikuti delegasi dari 20 negara di lima benua itu dapat melahirkan rekomendasi bagi lahirnya dunia yang damai, adil, dan makmur disertai persaudaraan laki-laki dan perempuan dengan penuh penghargaan.   
 
Ia pun menyitir pendapat Din al-Hadharah, bahwa nilai-nilai otentik Islam yang terangkum dalam semangat Islam sebagai agama peradaban. "Islam menentang kekerasan apapun bentuknya baik secara epistemik, fisik, maupun secara struktural. Islam itu khoiru ummah, komunitas terbaik, dan bangsa terbaik," imbuhnya.

Namun, Haedar juga tidak mengelak, jika berbagai permasalah di atas juga terjadi di dunia Islam. Karena itu ia berharap umat Islam, hari ini dapat menghadirkan keteladanan (uswah hasanah) dan keberadaban dari nilai-nilai Islam otentik seperti rahmatan lil alamin.
 
"Muslim harus jadi role model dalam sistem ini dan menguatkan persaudaraan antar umat manusia dengan penuh cinta dan solidaritas," tegasnya.

Menurut guru besar sosiologi itu, WPF tersinkronisasi dengan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, mengingat tema yang diketengahkan, yakni    Fraternity and the Middle Path for A Peacefull, Just, and Prospherous World senapas dengan Muktamar Muhammadiyah yang mengusung tema : Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta.
 
Dia berharap, para tokoh dan peserta WPF ke-8 bisa ikut menghadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah da Aisyiyah di Stadion Manahan, pada Sabtu (19/8). (N-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Menegangkan, Saat Ferdy Sambo Pegang Leher Brigadir J Jelang Eksekusi

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 30 November 2022, 17:08 WIB
Ferdy Sambo melontarkan pertanyaan ke Bharada E soal kesiapannya mengeksekusi Brigadir J. Terutama, mengenai senjata api yang...
MI/ Maryanto Bronto

Disukai Milenial, Erick Thohir Figur Cawapres Idaman Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 16:58 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir menjadi figur calon wakil presiden (cawapres) paling potensial untuk Pilpres...
MI/Susanto.

LSI: AHY Cawapres paling Mampu Menangkan Anies Baswedan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 16:25 WIB
Dia menegaskan berdasarkan survei, sosok AHY menjadi pasangan Anies yang dapat mendorong kemenangan pada Pilpres...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya