Kamis 21 Juli 2022, 23:47 WIB

Pengamat: Putus Mata Rantai Praktik Buruk di Pemilu 2024

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pengamat: Putus Mata Rantai Praktik Buruk di Pemilu 2024

ANTARA
Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro.

 

PENELITI Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro memandang Pemilu dan Pilkada 2024 merupakan momentum bagi segenap elemen bangsa Indonesia untuk memutus rantai praktik-praktik buruk yang selama ini terjadi dalam pesta demokrasi tersebut.

"Poin utamanya adalah (dalam Pemilu 2024) kita memutus mata rantai praktik-praktik buruk dan negatif selama ini," kata Siti Zuhro saat menjadi narasumber dalam diskusi Radio Idola Semarang bertajuk Demokrasi Indonesia Masih Kategori Cacat, Apa yang Mesti Dilakukan?, sebagaimana dipantau di Jakarta, Kamis (21/7).

Baca juga: KPK Kemungkinan Akan Jemput Paksa Mardani Maming

Adapun praktik-praktik buruk yang selama ini selalu hadir dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia, lanjut Siti, meliputi tindakan pembelian suara (vote buying) dan politik yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan pemilu.

Siti pun memandang dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024, pihak penyelenggara dan pengawas perlu benar-benar mengoptimalkan penegakan hukum dalam seluruh tahapan pemilu. Di samping itu, seluruh elemen bangsa Indonesia perlu bekerja sama untuk mencegah terjadinya kembali praktik-praktik buruk tersebut.

"Hadirkanlah penegakan hukum dalam semua tahapan pemilu. Lalu, tentunya civil society-nya (kelompok masyarakat sipil), radionya, medianya, dan sebagainya, termasuk kekuatan-kekuatan politik melalui elite aktornya itu hand in hand atau bergandengan tangan bersama (mencegah terjadinya praktik-praktik buruk dalam pemilu)," jelas Siti.

Dengan demikian, seluruh elemen bangsa Indonesia pada akhirnya akan membangun suatu sistem yang lebih baik dalam penyelenggaraan pemilu. Bahkan, siapa pun yang menjadi pemenang dalam pemilu akan diakui oleh seluruh masyarakat secara hormat karena mereka merasa tidak dicurangi.

"Jadi, ending-nya nanti, kita membangun sistem. Begitu ada kompetisi pilpres, pileg, dan pilkada, kita akan menabik siapa pun yang menang. Karena apa? Karena kita tidak merasa dicurangi. Kalau pemilunya curang, batu yang datang, lalu lemparan-lemparan batu," ujar Siti Zuhro. (Ant/OL-6)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Golkar Jawa Barat Bebaskan Airlangga Pilih Pasangan dalam Pilpres 2024

👤Bayu Anggoro 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 22:40 WIB
Sejumlah pihak mengusulkan Airlangga berpasangan dengan Anies Baswedan atau Ridwan...
DOK MI.

Sopir dan Ajudan Istri Ferdy Sambo Ditangkap Timsus Polri

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 18:35 WIB
Tim khusus Polri menangkap sopir dan ajudan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terkait dengan kasus tewasnya Brigadir...
MI/Adam Dwi.

Ferdy Sambo Ditempatkan di Mako Brimob selama 30 Hari

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 16:20 WIB
Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat, selama 30 hari ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya