Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Soal Anggaran Pemilu, Pengamat: KPU dan Kemenkeu Harus Cari Titik Temu Terbaik

Yakub Pryatama Wijayaatmaja
14/7/2022 23:55
Soal Anggaran Pemilu, Pengamat: KPU dan Kemenkeu Harus Cari Titik Temu Terbaik
Ilustrasi(Dok MI)

TAHAPAN Pemilu 2024 sudah dimulai sejak 14 Juni 2022. Namun, hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda bakal cairnya anggaran tambahan tahapan Pemilu 2024, khususnya untuk kebutuhan tahun 2022.

Diketahui, anggaran Pemilu untuk tahun 2022 yang dikucurkan pemerintah baru Rp2,4 Triliun atau kurang Rp5,6 Triliun.

Baca juga: Soal Daftar Pemilih, Bawaslu Minta KPU Perhatikan Kelompok Rentan

Pengamat politik dari UI Aditya Permana, menyebut seharusnya pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan alasan yang melatarbelakangi jika pihaknya menilai tidak diperlukan penambahan anggaran KPU di tahun ini. 

“Dugaan saya, Kemenkeu sedang mempertimbangkan persoalan inflasi yang diproyeksikan akan terjadi dalam waktu dekat, mengingat dampak perang Rusia-Ukraina yang belum usai,” papar Aditya kepada Media Indonesia, Kamis (14/7). 

Menurutnya, Indonesia juga tentu terkena dampak dari perang Rusia-Ukraina. Sehingga, Kemenkeu harus memaksa KPU dalam melakukan efisiensi anggaran yang dimiliki saat ini. 

Untuk itu, Adit menuturkan harus ada komunikasi intens antara KPU dan Kemenkeu agar segera berembuk mencari titik temu terbaik untuk kedua belah pihak. 

“Itu harus ada titik temu dan kompromi ya atas nama kebaikan bersama,” tegas Aditya. 

“Saya yakin semua pihak pasti punya kepentingan,” tambahnya. 

Kemenkeu, kata Aditya, tentu punya kepentingan untuk melakukan efisiensi anggaran di mana banyak keterbatasan yang dimiliki. KPU juga pasti memiliki kebutuhan untuk pelaksanaan tahapan kepemiluan. 

“Dalam urusan ini saya yakin ada titik temu dan untuk mengerti kebutuhan dan kepentingan masing-masing,” tandasnya. 

Sebelumnya, Kementerian keuangan (Kemenkeu) menilai seharusnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengalami masalah anggaran, khususnya untuk tahapan Pemilu 2024.

Diketahui, anggaran Pemilu untuk 2022 yang dikucurkan pemerintah baru Rp2,4 triliun, atau kurang Rp5,6 triliun. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata menyebut anggaran untuk pemilu masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) awal 2022 KPU.

lanjut dia, pihak KPU menyampaikan bahwa perlu adanya tambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilu 2024, khususnya terkait keperluan tahun 2022. 

"Tambahannya sedang ditelaah oleh Kemenkeu," katanya saat dihubungi, Rabu (13/7). 

Kendati demikian, pihaknya berpendapat KPU seharusnya tidak mengalami masalah anggaran Pemilu 2024. Bahkan, Isa menyebut KPU seharusnya dapat melaksanakan tahapan Pemilu 2024. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya