Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Cyrus Network menyebut pemilih PDI Perjuangan di DKI Jakarta menjadi kontributor paling besar dalam pengumpulan kartu tanda penduduk (KTP) bagi Teman Ahok.
Pengumpulan KTP ini bertujuan untuk memberi dukungan kepada calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang maju melalui jalur independen dalam pemilihan Gubernur DKI 2017.
Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Afianto mengatakan ada sebanyak 60% responden dalam surveinya yang mengaku sudah pernah mendengar atau membaca tentang organisasi Teman Ahok.
Dari jumlah itu, 13,5% di antaranya mengaku sudah memberikan dukungan dalam bentuk KTP kepada organisasi Teman Ahok.
"Dari responden yang sudah memberikan KTP tersebut, setengahnya ialah pemilih PDIP," kata Eko.
Eko menerangkan, jika menggunakan asumsi distribusi normal, idealnya penyetor KTP untuk Teman Ahok yang berasal dsri PDIP berkisaran 20%-25%.
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai ini menjadi peringatan penting bagi PDIP jika memang benar sekitar 25% pemilihnya telah menyatakan dukungannya kepada Ahok.
Hal itu, kata dia, membuat PDIP terancam ditinggal para pemilihnya di Jakarta.
"Ini peringatan bagi PDIP potensi mereka ditinggal pemilih di DKI Jakarta itu tinggi," kata Syamsuddin.
Karena itu, ia pun menyarankan agar PDIP segera mengambil keputusan dengan memberikan dukungannya kepada Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Itu pun, kata dia, jika partai berlambang kepala banteng itu tak ingin kehilangan pemilihnya.
Survei lainnya yang dila-kukan Media Survei Nasional (Median) pada 20 April-4 Mei 2016, Ahok masih memimpin dari segi popularitas sebesar 91% ketimbang 19 calon lainnya, seperti Ahmad Dhani, Yusril Ihza Mahendra, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini 72,6%, dan Djarot Saiful Hidayat sebesar 56%. (Nyu/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved