Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan pesantren dan madrasah diniyah merupakan penentu untuk kemajuan Indonesia. Gus Muhaimin, dalam keterangan di Jakarta, Senin (25/10) mengatakan hal itu pada acara puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah.
''Kalau Pesantren maju, kalau madrasah diniyah maju, kalau guru-guru diniyah maju, saya yakin di situ kemajuan Indonesia bisa kita rasakan,'' kata Gus Muhaimin.
Namun, Gus Muhaimin mengatakan untuk meyakinkan hal itu tentu tidak mudah. Karena para penganut teori-teori pembangunan modernis selalu melihat bahwa pesantren tidak memiliki relevansi dan kontribusi pada pertumbuhan dan kemajuan ekonomi.
Baca Juga: Syarat Terbang PCR, Novita Wijayanti: Sudah Komunikasi dan Koordinasi Lintas Kementerian?
Gus Muhaimin menjelaskan bahwa pandemi telah memberikan hikmah menyadarkan semua kalangan untuk tidak sombong pada teori-teori pembangunan modernis yang hanya berbasis kuantitatif bukan kualitatif, jangka panjang berdaya tahan kuat, seperti halnya yang di pesantren dengan karakter kemandiriannya.
Sebelumnya, acara puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah diselenggarakan Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) berlangsung selama dua hari (22-24 Oktober 2021). Kegiatan tersebut dihadiri 32 pengurus wilayah dari 34 pengurus wilayah yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia.
''Alhamdulillah, Puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah dihadiri 32 pengurus wilayah (provinsi) seluruh Indonesia. Hanya ada 2 provinsi yang tidak bisa hadir dikarenakan kendala teknis penerbangan,'' ujar Ketua Umum DPP FKDT Lukman Hakim. (Ant/OL-10)
Program diawali dengan pemetaan kompetensi untuk mengukur kemampuan pedagogik dan kemahiran bahasa Inggris guru MTs dan MA, serta pelaksanaan program percontohan pelatihan.
Dana BOS tersebut dialokasikan untuk 31 ribu Raudhatul Athfal (RA) sebesar Rp428 miliar, serta Rp4,1 triliun bagi 52 ribu madrasah swasta di seluruh Indonesia.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mencakup jenjang RA, MI, MTs, hingga MA.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan setelah terjadinya bencana Sumatra.
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menyatakan, capaian tersebut mencerminkan arah kebijakan pendidikan Islam yang semakin kompetitif dan adaptif.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Saat bencana terjadi, beberapa ruang kelas hingga masjid digunakan sebagai posko logistik dan lokasi pemulasaraan jenazah korban longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved