Jumat 15 Oktober 2021, 10:39 WIB

KPK Dorong KPU-Bawaslu Jaga Integritas

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
KPK Dorong KPU-Bawaslu Jaga Integritas

MI/PIUS ERLANGGA
Komisi Pemilihan Umum.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar program Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas atau PAKU Integritas diikuti pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). KPK mendorong kedua lembaga menjaga integritas demi menciptakan penyelenggaraan pemilu yang bersih. 

"KPK telah bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu untuk mendorong pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemilu maupun pilkada. Melalui kegiatan tersebut, KPK berharap dapat memberikan penguatan antikorupsi sebagai benteng integritas dalam pelaksanaan tugas," kata Plt Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam executive briefing PAKU Integritas digelar di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/10). 

Baca juga: Terkait Hilirisasi Nikel, Komisi VII DPR Minta Pemerintah Beri Bukti

KPK turut menaruh perhatian besar pada sektor politik sebagai salah satu sektor yang rawan. Sejak 2012, kata Wawan, KPK sudah melakukan kajian mengenai sistem partai politik. Kajian-kajian serta program lain terkait sistem parlemen, kajian sistem integritas partai politik, program politik cerdas berintegritas, dan program pemilu berintegritas 

KPK juga turut mengkaji pembenahan sistem pilkada, kajian RUU parpol, kajian pendanaan parpol hingga insersi pendidikan antikorupsi pada parpol dan penyelenggaraan bimbingan program antikorupsi penyelenggara pemilu dan pemilih. 

Ketua KPU Ilham Saputra mengapresiasi program pembekalan antikorupsi yang dilakukan KPK. Ia berharap jajaran KPU sebagai penyelenggara pemilu akan semakin kuat integritasnya. Ilham juga berharap kasus korupsi yang pernah menjerat salah satu komisionernya tak terulang lagi. 

"KPU ini memang pernah terjadi kejadian seperti itu dan ini upaya kami bagi KPU untuk kembali memastikan bahwa kami tidak ingin ada kejadian-kejadian seperti itu terulang kembali di KPU," ujarnya. 

Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan upaya pencegahan korupsi dilakukan instansinya antara lain membangun zona integritas, pengendalian gratifikasi, dan penerapan whistleblowing system. Ia menilai pendekatan keluarga juga penting dilakukan. 

"Kami sepakat pemberantasan korupsi dimulai dari hal yang kecil, dimulai dari diri sendiri dan istri mempunyai peran yang sangat penting," katanya. 

Para komisioner KPU dan Bawaslu itu hadir bersama para pejabat eselon I dan didampingi pasangan masing-masing. (OL-6)

Baca Juga

DOK DPR RI

Bukhori Kritisi Rencana Pemerintah Berlakukan Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 11:42 WIB
Bukhori mendesak pemerintah segera membatalkan rencana tes PCR sebagai syarat wajib menggunakan semua moda transportasi maupun syarat wajib...
DOK DPR RI

Ketua DPR: Generasi Muda Jangan Berhenti Bicara Kebhinekaan-Persatuan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 11:07 WIB
Puan meminta semangat ber-Tanah Air, berbangsa dan berbahasa satu yaitu Indonesia, yang digelorakan para pemuda nusantara 93 tahun lalu,...
MI/Indriyani Astuti

Tim Seleksi Dengarkan Masukan Bawaslu

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 10:40 WIB
Bawaslu berharap calon penyelenggara pemilu bisa bertindak sebagai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya