Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia menggelar pertemuan melalui video teleconference dengan Komandan Singapore Police Coast Guard (SPCG) Senior Assistant Commisioner Cheang Keng Keong.
Kedua instansi menjaga kerja sama untuk semakin erat guna menjaga keamanan wilayah perairan masing-masing.
"Kedua perwira tersebut berkomunikasi lebih kurang selama tiga puluh menit, selain membicarakan isu-isu terkini keamanan laut perbatasan kedua negara, juga membahas rencana kerja sama yang dapat disepakati bersama antara Bakamla dan SPCG," ujar Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita dalam keterangannya, Rabu (29/9).
Menurut dia, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia menyampaikan kepada Komandan Singapore Police Coast Guard (SPCG) Senior Assistant Commisioner Cheang Keng Keong, bahwa Bakamla dan SPCG memiliki kesamaan tugas dan fungsi seperti penegakan hukum di laut, SAR, dan patroli laut. Oleh karena itu Bakamla sangat perlu menjalin hubungan kerja sama dengan SPCG.
Dalam pembicaraan itu Kepala Bakamla RI menyampaikan empat usulan bidang kerja sama yang mungkin dapat disepakati.
Pertama, coast guard to coast guard talk atau pertemuan bilateral antara Kepala Bakamla RI dengan Komandan SPCG yang dilaksanakan secara resiprokal setiap tahunnya membahas perkembangan kerja sama dan isu-isu keamanan dan keselamatan laut di kawasan.
Kedua, kegiatan peningkatan kapasitas melalui pelatihan, pendidikan, penelitian dan pengembangan, pertukaran staf ahli, magang, lokakarya dan seminar.
"Ketiga, membentuk hotline dan single point of contact dan keempat, pertukaran Informasi keamanan laut," kata Wisnu.
Komandan SPCG Senior Assistant Commisioner Cheang Keng Keong menyambut baik usulan Kepala Bakamla RI itu. Pihaknya menyadari ancaman dan persoalan yang sama dalam isu keamanan maritim oleh karena perlu adanya bekerja sama.
Pada kegiatan teleconference dengan Komandan SPCG, Kepala Bakamla RI didampingi oleh Direktur Kerja sama Laksma Bakamla Sandy Muchjidin Latief, Direktur Latihan Laksma Bakamla Bambang Irawan, Direktur Data dan Informasi Laksma Bakamla Enjud Darojat, Kepala UPH Bakamla RI Laksma Bakamla Iman Wahyudi, Kabag Humas dan Protokol Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita dan Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Evaluasi Operasi Laut Kolonel Bakamla Denny Giarno Susilo. (Cah/OL-09)
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
PENGAMAT maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC) Marcellus Hakeng Jayawibawa menanggapi pengembangan ekonomi berbasis maritim di Riau.
PT Pertamina International Shipping (PIS) menggelar program edukasi lingkungan bertajuk Ocean LiteraSEA di SDN Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.
PENDIDIKAN kelautan penting untuk memastikan generasi muda memiliki pemahaman tentang menjaga kelestarian laut. Ini diwujudkan dalam program Ocean LiteraSEA di Museum Bahari Jakarta.
BPK RI mendukung upaya pemerintah dalam menginisiasi program blue economy dengan memastikan pengelolaan yang bertanggung jawab atas aset kelautan Indonesia.
Sejumlah delegasi pemerintah Kenya hadir ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama di sektor ekonomi biru dan maritim, Oktober lalu.
Bandara-bandara di beberapa wilayah Asia mulai memperketat pengawasan kesehatan dan pemeriksaan perjalanan setelah wabah virus Nipah di negara bagian India. Thailand, Nepal, dan Taiwan
Pelita Air akan membagikan dua tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Singapura serta 2 tiket Jakarta–Lombok kepada penumpang yang terpilih.
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved