Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi V DPR Fraksi Partai Golkar Elion Numberi diperiksa KPK sebagai saksi bekas koleganya di DPR sekaligus tersangka dalam kasus ini, Damayanti Wisnu Putranti.
Menurut Pelaksana Harian Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi Yuyuk Andriati, putra mantan Menteri Perhubungan Freddy Numberi itu diminta KPK untuk menerangkan kesaksiannya terkait dengan aliran suap perkara itu di Komisi V.
“Tambahan pemeriksaan untuk saksi BSU (Budi Supriyanto) dan ATT (Andi Taufan Tiro), juga ada pemeriksaan di Ambon sebanyak 7 orang, 6 di antaranya pihak swasta, dan 1 orang Kasie BPJN IX Maluku Maluku Utara, Jonabe Wattimuri alias Jefri,” ungkapnya.
Namun, berdasarkan sumber Media Indonesia di KPK, selain dimintai keterangan soal aliran dana, Elion juga diduga mendapatkan aliran suap itu. Oleh sebab itu, terkait dengan dugaan tersebut, Elion untuk pertama kalinya diminta keterangan.
“Ada dugaan dana (suap perkara ini) mengalir juga ke dia (Elion),” terang sumber.
Seusai diperiksa sekitar 4 jam hingga pukul 13.38 WIB, Elion marah besar kepada Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama sekaligus pemberi suap ke sejumlah anggota Komisi V kecuali dari Fraksi NasDem. Pasalnya, keterangan Abdul Khoir-lah yang menyebabkan diinya dimintai kesaksian oleh KPK.
“Percuma kita masuk ke DPR kalau terima uang (suap), itu untuk apa. (Apa kenal Abdul Khoir?) Nggak tahu, apalagi setan itu, abis saya nggak tahu dia, dia buat kita semua masuk sini (KPK),” ungkapnya seusai dicecar 12 pertanyaan, di Gedung KPK.
Ia mengaku tidak tahu-menahu soal suap itu karena dia baru masuk Komisi V setelah sebelumnya di Komisi X. Ia pun kesal dengan mantan koleganya, Damayanti WP. Damayanti diduga menyebutkan keterlibatan Elion.
“Iya, Damayanti sebut-sebut nama saya,” tukasnya. (Cah/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved