Kamis 01 Juli 2021, 20:25 WIB

Penumpang Domestik Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Ini Pengecualiannya

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Penumpang Domestik Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Ini Pengecualiannya

MI/Insi Nantika Jelita
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan

 

SEJALAN dengan kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)darurat, pemerintah mewajibkan pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi umum jarak jauh seperti naik pesawat, bus umum, kapal laut dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksinasi covid-19.

"Pelaku perjalanan domestik wajib menunjukkan kartu vaksinasi, minimal vaksinasi dosis pertama," jelas Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan resmi, Kamis (1/7).

Namun demikian, dia menjelaskan bahwa aturan ini dikecualikan bagi sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya. Selain itu, pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi di wilayah aglomerasi  juga dikecualikan dari syarat menunjukkan kartu vaksin.

Aglomerasi sendiri merupakan kesatuan wilayah yang terdiri dari beberapa pusat kota dan kabupaten yang saling terhubung.

"Mobilitas dengan transportasi umum di wilayah aglomerasi seperti Jabodetabek dan masih mengikuti ketentuan yang ada saat ini," kata Menko Luhut.

Luhut menambahkan, untuk keperluan tracing covid-19, pelaku perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil pada hari H-2 sebelum perjalanan.

Baca juga : 232 Daerah Usulkan Penyederhanaan Birokrasi ke Kemendagri

"Sedangkan, pelaku perjalanan dengan moda transportasi kereta api, bus dan kapal laut wajib menunjukkan hasil tes Antigen negatif yang diambil maksimal pada H-1," urainya.

Dia juga menggarisbawahi bahwa ketentuan-ketentuan ini  hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Pulau Jawa dan Bali.

Sebagai informasi, kebijakan PPKM darurat diberlakukan oleh pemerintah khusus di Pulau Jawa dan Bali dalam kurun waktu dari tanggal 3-20 Juli 2021.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyusun petunjuk teknis dalam bentuk Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 19 di Jawa dan Bali.

"Masyarakat jangan panik, jangan melakukan pembelian barang yang berlebihan karena pabrik masih buka dan toko-toko keperluan sehari-hari masih tetap buka, hanya jam operasionalnya saja yang dibatasi," pungkas Tito. (OL-2)

 

Baca Juga

DOK DPR RI

Libatkan OPD, Dewi Asmara Apresiasi Penanganan Stunting oleh Pemkot Tangerang

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:15 WIB
Berdasarkan data penurunan stunting di Kota Tangerang yang dipaparkan, Dewi mengatakan, basis data angka stunting pada guidance...
DOK DPR RI

Puan Maharani: Indonesia Perlu Angkat Isu Pembangunan Ekonomi Hijau Hingga Keadilan Vaksin di G20

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:00 WIB
KTT G20 yang mengusung tema 'Recover Together, Recover Stronger' akan diselenggarakan di Bali pada Oktober...
MI/Arnold Tanti

Jokowi Akan Hadiri Sejumlah Acara di Bali

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:41 WIB
Presiden diagendakan memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2021 di Candi Ballroom, Hotel The Apurva...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya