Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKTOR alam disinyalir menjadi penyebab utama karamnya KRI Nanggala 402 di kedalaman 838 meter di perairan Bali. Pasalnya dugaan lain tidak mendasar seperti serangan dari musuh atau hancur karena kegagalan peluncuran torpedo.
"Masalah faktor alam, ini tentunya pada saat kapal selam di permukaan mungkin hampir sama dengan faktor alam yang dialami kapal atas air. Tapi pada saat kapal selam menyelam, mungkin yang paling berpengaruh adalah faktor arus bawah laut," kata Asisten Perencanaan dan Anggaran KSAL Laksamana Muda Muhammad Ali, Jakarta, Selasa (27/4).
Ia mengatakan arus kuat di perairan Bali dapat menjadi penyebab utama Nanggala 402 karam. Meski demikian seluruh awak yang mengendalikan kapal buatan Jerman ini dibekali dengan pemahaman oseanografi maupun hidrografinya.
Baca juga: Bantah Muat Berlebih, KRI Nanggala 402 Mampu Bawa 57 Kru
"Ada internal solitary wave ini juga berdasarkan beberapa pakar ahli oseanografi itu ada arus bawah laut yang cukup kuat yang bisa menarik secara vertikal," terangnya.
Menurut Ali, spekulasi lainnya terkait penyebab karamnya Nanggala 402 seperti serangan musuh maupun kegagalan peluncuran torpedo paling tidak masuk akal.
"(Dua spekulasi itu) saya kira berlebihan. Pun kalau ada ledakan akan terdengar dan kalau ditembak pasti hancur berantakan," jelasnya.
Meski demikian pihaknya enggan menyimpulkan penyebab utama kecelakaan Nanggala 402. "Masih dalam penyelidikan dan penyelidikan yang membutuhkan waktu cukup lama dan kita akan mengundang pakar-pakar kapal selam," tutupnya.(OL-4)
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut kapal induk Giuseppe Garibaldi buatan Italia ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026.
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
Upaya penyelundupan dua kontainer arang bakau di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digagalkan..
TNI AL bersama Gakkum Kehutanan menggagalkan penyelundupan 74 ton arang bakau ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok, selamatkan ekosistem pesisir.
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha untuk KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali pada 2021 lalu.
Mantan Komandan Kala Seram KRI Nanggala 402 wafat setelah menjalani perawatan di RS Mintohardjo, Jakarta.
Perumahan ini dibangun di atas lahan 2 hektare dan mulai dibangun sejak 23 Agustus 2021. Ada 53 unit rumah khusus untuk Pahlawan KRI Nanggala 402
Kegiatan tersebut adalah murni dukungan kemanusian dari Noah, Musica Studio, serta paduan suara Unpar tanpa ada unsur komersial sedikitpun.
TNI Angkatan Laut membangun monumen untuk mengenang peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Laut Bali.
Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved