Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR Ade Komarudin (Akom) menyatakan pimpinan DPR telah menerima surat pergantian Fahri Hamzah dari DPP PKS. Karena itu, pimpinan akan segera menggelar rapat pimpinan guna membahas kedudukan Fahri di parlemen. "Ya betul, nanti rapim salah satunya membahas soal surat masuk dari DPP PKS," kata Ade di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.
Akom mengatakan ada dua surat yang masuk ke meja pimpinan, yaitu usul pergantian Fahri sebagai anggota dan pergantian sebagai pimpinan dewan. "Dua surat, yakni usul pergantian Fahri sebagai anggota dan pimpinan. Kemudian ada juga surat dari kuasa hukum Fahri mengenai permohonan untuk tidak memproses jabatan Fahri selama ia mengambil jalur hukum," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengungkapkan berdasarkan undang-undang, pimpinan juga merupakan alat kelengkapan dewan, sehingga surat dari Fraksi PKS dibutuhkan. "Surat PAW (pergantian antarwaktu) dari DPP partai, tapi kalau untuk pimpinan AKD dari fraksi," paparnya.
Sebelumnya, tim kuasa hukum Fahri mendatangi pimpinan DPR di kompleks parlemen, Jakarta. Mereka meminta pimpinan untuk tidak memproses pemecatan Fahri sebagai anggota dan pimpinan DPR.
Akom menegaskan usul dari tim kuasa hukum Fahri akan menjadi pertimbangan. Meski surat pergantian sudah diterima pimpinan dewan, Fahri kemarin masih memimpin rapat paripurna. Ia tidak merasa terganggu oleh desakan pergantian yang disuarakan para petinggi PKS.
Menurut pengamat politik dari Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Djayadi Hanan, secara administratif Fahri masih pimpinan DPR. Namun, secara politik tidak baik karena tidak ada alasan untuk mengulur pergantian pimpinan dewan. "Pergantian seharusnya segera. (Ind/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved