Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Pihak kepolisian mendapatkan surat wasiat yang diduga merupakan tulisan tangan dari pelaku penyerangan di Mabes Polri sore tadi (31/3).
Surat tersebut ditemukan di rumahnya, dalam surat wasiat tersebut pelaku yang bernama Zakiah meminta maaf kepada keluarga telah melakukan penyerangan tersebut.
Baca juga: 23 Terduga Teroris Ditangkap Terkait Bom Makassar
Berikut isi suratnya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wasiat kepada orang yang saya cintai karena Allah.
Wahai mamaku maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan tinggalkan shalat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga. Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf Zakiah sayang banget sama mama tapi Allah lebih menyayangi hamba-nya makanya Zakia tempuh jalan ini sebagaimana jalan nabi/rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk mama dan keluarga di akhirat.
Pesan Zakiyah untuk mama dan keluarga berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah. Pesan berikutnya agar Mama Berhenti bekerja menjadi dawis yang membantu kepentingan pemerintah tagut pesan berikutnya untuk kakak agar di rumah Cibubur jaga dedek dan mama, ibadah kepada Allah dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran islam serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu dekati Ustad atau ulama tonton kajian dakwah tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak, Allah yang akan menjamin rezeki kak, maaf ya kak, Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kakak.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan bahwa pelaku teror di Mabes Polri merupakan Lone Wolf yang beridiologi kelompok terorisme ISIS.
"Dari hasil profiling terhadap yang bersangkutan yang bersangkutan, maka yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku Lone Wolf idiologi radikal ISIS," ucap Listyo, Rabu (31/3).
Listyo mengatakan pembuktian itu didapatkan dari unggahan pelaku di media sosial yang sempat memposting ideologi dari kelompok radikal ISIS tersebut. (Iam/A-3)
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
Hasilnya, enam anggota satuan pelayanan markas Mabes Polri ditetapkan sebagai terduga pelanggar atas nama Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, Bripda AM.
Polri tidak ingin terburu-buru menetapkan regulasi baru yang diberlakukan secara nasional.
Polri mengakui ada anggota yang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Anggota tersebut langsung diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat.
Ulama kondang Ustad Abdul Somad menegaskan pentingnya menjaga toleransi beragama di Indonesia. Hal itu disampaikan saat UAS, sapaannya, memberikan ceramah di Mabes Polri
Bareskrim Polri menetapkan 9 tersangka kasus pembobolan rekening dormant senilai Rp204 miliar di salah satu bank pemerintah Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved