Jumat 12 Februari 2021, 13:44 WIB

Mubes Kosgoro 1957 secara Virtual Sah Sesuai AD/ART

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Mubes Kosgoro 1957 secara Virtual Sah Sesuai AD/ART

dok.Kosgoro 1957
Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman

 

KEPUTUSAN yang diambil dalam Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) VII Kosgoro 1957 terkait penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro 1957 sudah sesuai dengan AD/ART Kosgoro 1957. Pelaksanaan Mubes Kosgoro 1957 pada masa pandemi Covid-19 dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan peserta sudah disepakati dan disetujui oleh mayoritas peserta Muspinas Kosgoro 1957.

Hal itu disampaikan Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman dalam keterangannya menanggapi adanya anggapan sepihak yang mengatakan Muspinas Kosgoro 1957 cacat hukum.

“Hasil keputusan Muspinas Kosgoro 1957 disetujui seluruh peserta, tidak ada penolakan dari apa yang telah dihasilkan di Muspinas Kosgoro 1957, termasuk PDK Kosgoro 1957 Provinsi Jawa Timur. Semua tidak ada yang menolak,” kata Sabil Rachman dalam keterangan persnya, Jumat (12/2).

Menurut Sabil Rachman yang juga pimpinan sidang saat Muspinas Kosgoro 1957 itu mengatakan penyelenggaraan Mubes Kosgoro 1957 yang dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 dan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKPM) maka proses pelaksanaan Mubes Kosgoro 1957 harus mempertimbangkan aspek penting yakni menjamin keamanan dan kesehatan para peserta Mubes Kosgoro 1957.

Salah satunya dengan meminimalisir kepesertaan melalui virtual zoom namun mekanisme pengambilan keputusan serta pengguna suara diatur secara terbuka dan demokratis.

“Jadi kalau ada anggapan bahwa peserta dari unsur PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota tidak ikut Mubes lalu dianggap cacat hukum. Ini anggapan yang keliru. PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota tetap ikut selain sebagai peserta melalui Zoom virtual meeting juga suara tidak hilang hanya melalui representasi PDK I Provinsi dengan mempertimbangkan akan terjadi kerumunan massal yang bertentangan dengan semangat pentingnya organisasi Kosgoro 1957 menjadi bagian dari penanganan dan pengendalian Covid-19," tegas Sabil Rachman.

Pertimbangan PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota hadir melalui virtual zoom, lebih karena aspek Kosgoro 1957 mendukung langkah pemerintah pusat dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 terkait disiplin penerapan protokol kesehatan.

“PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota itu ada 518. Belum lagi PDK Provinsi itu ada 34, ditambah PPK Pusat, unsur DPO/MPO, DPP Gerakan, PP Lembaga Tingkat Pusat dan Perwakilan Luar Negeri, totalnya bisa lebih dari 800 orang yang akan hadir. Kalau hadir semua, akan menciptakan kluster baru, dan ini kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sabil Rachman mengatakan meski masih dalam masa pandemi Covid-19, roda organisasi Kosgoro 1957 tetap berjalan. Apalagi penyelenggaraan Mubes Kosgoro 1957 sudah beberapa kali ditunda, di samping itu wabah pandemi Covid-19 juga tidak bisa dipastikan kapan akan berakhir. Hingga pada akhirnya diambil keputusan bahwa penyelenggaraan Mubes Kosgoro 1957 harus berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Covid-19 bukan lagi masalah nasional tapi juga dunia. Kosgoro 1957 mendukung dan merespon penuh langkah pemerintah dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Dukungan ini ditunjukkan dengan menyelenggarakan Mubes Kosgoro 1957 dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. Di satu sisi, Kosgoro 1957 mendukung pemerintah, di sisi lain keputusan organisasi Kosgoro 1957 tetap berjalan,” jelasnya.

Seperti diketahui, salah satu keputusan Muspinas Kosgoro 1957 yang diselenggarakan pada tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta itu memutuskan bahwa kehadiran peserta dari unsur PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota pada Mubes Kosgoro 1957 dilakukan secara virtual zoom dari daerah masing-masing. Keputusan ini disepakati mayoritas peserta Muspinas Kosgoro 1957 tanpa ada penolakan. (OL-13)

Baca Juga

Ist/DPR

Puan: Publik Menunggu Penuntasan Kasus Penembakan Brigadir J Secara Transparan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 08:37 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengingatkan agar kasus pembunuhan ini diselesaikan secara...
MI/Adam Dwi

Airlangga, Zulkifli Hingga Suharso Monoarfa Daftar Bersama ke KPU

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 07:40 WIB
PARA Ketua Umum Partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Kabareskrim Kecam Kuasa Hukum yang Klaim Berhasil Buat Bharada E Mengaku

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 06:31 WIB
"Bukan karena pengacara itu, dia (Bharada E) mengaku, tapi karena apa yang dilakukan penyidik, apa yang dilakukan tim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya