Sabtu 06 Februari 2021, 21:18 WIB

CSIS Masuk Lembaga Think Tank Paling Berpengaruh di Dunia

Ade Alawi | Politik dan Hukum
CSIS Masuk Lembaga Think Tank Paling Berpengaruh di Dunia

MI/ Susanto
Direktur Eksekutif CSIS Dr. Philips J Vermonte

 

CENTRE for Strategic and International Studies (CSIS) meraih peringkat # 12 dalam Program Global Go To Think Tank Index 2020 pada kategori Top Foreign Policy and International Affairs Think Tank di tingkat dunia. 

Program tersebut diselenggarakan setiap tahun oleh Think Tanks and Civil Societies Program (TTCSP) di University of Pennsylvania. 


Menurut data Global Go To Think Tank Index 2020, CSIS mengalami peningkatan dari peringkat 30 pada 2019 menjadi peringkat ke-12 pada 2020. 

Sementara di tingkat Asia Tenggara dan Pacifik, peringkat CSIS mengalami peningkatan dari peringkat empat pada 2019 menjadi peringkat dua pada 2020. 

Direktur Eksekutif CSIS Dr. Philips J Vermonte merasa terhormat diapresiasi dan ditempatkan dalam kelompok think tank paling berpengaruh di dunia dan juga Asia Tenggara dan Pasifik. 

“Ranking ini memotivasi CSIS untuk bekerja lebih giat lagi dalam merumuskan rekomendasi-rekomendasi kebijakan dan diskursus publik di dalam dan luar negeri. Kami akan terus menjalin hubungan baik dengan para stakeholder kebijakan, termasuk pemerintah, pihak swasta, masyarakat, dan juga dunia internasional,” ujar Philips dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/2). 

Menurut Philips, dalam keterbasan masa pandemi Covid-19 yang sulit ini, CSIS berhasil meningkatkan produktifitas. 

“Selama 2020, baik dalam konteks output riset, advokasi kebijakan, dan publikasi, mengalami kenaikan pesat dibandingkan dengan masa sebelum pandemi,” tambahnya. 

Philips mengatakan, capaian CSIS di tingkat dunia tersebut dipengaruhi oleh tim peneliti dan supporting staf yang tekun dan berdedikasi dalam melalukan kegiatan-kegiatan riset dan public outreach (menjangkau kelompok-kelompok dalam masyarakat). 

Adaptasi lainnya, kata dia,  dilakukan dengan memperkuat tim Knowledge Management yang berhasil melakukan transisi ke platform digital sehingga para peneliti CSIS tetap bisa melanjutkan riset dan diseminasi hasil riset dengan baik. 

Menjelang ulang tahun ke-50, CSIS Indonesia bertekad untuk terus mendorong kebijakan berbasis riset dengan memberikan rekomendasi-rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dalam bidang hubungan internasional, politik domestik, perubahan sosial, dan ekonomi.

“Kami pun meyakini bahwa aktor kebijakan, tata kelola pemerintahan, dan prioritas kebijakan sangat dinamis. Untuk itu, diperlukan strategi yang cepat dan fleksibel dalam mengatasi tantangan dan peluang yang ada,” pungkas Philips (OL-8)

Baca Juga

healthline.com

BNNP Ungkap Penangkapan Pemasok Ganja Lintas Provinsi Sumatra-Bali

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:40 WIB
Penangkapan seorang daftar pencarian orang (DPO) bernama Freddy yang juga berperan sebagai pemasok ganja di Siantar, Sumatra...
MI/Fransisco Carollio

Istana Kepresidenan Terapkan WFH 75 Persen

👤Nur Azizah 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:34 WIB
"Mulai senin sesuai volume pekerjaan yang ada," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi...
Ilustrasi

Ini Penjelasan KPK Terkait Dokumen yang Diminta Pegawai

👤Theolifus Ifan Sucipto 🕔Jumat 18 Juni 2021, 20:19 WIB
KPK menjelaskan duduk perkara hasil asesmen TWK yang diminta pegawainya, karena lembaga antirasuah itu dituding tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Haru Biru King Christian

Di timnas Denmark, sosok berjuluk ‘King Christian’ telah menjadi sosok kunci sejak penampilan pertamanya pada 2010, membuat 109 penampilan dan mencetak 36 gol.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya