Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengacara Nasional (DPN) Indonesia memuji kandidat Kepala Kepolisian RI (Kapolri) yang dipilih Presiden Joko Widodo, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Pasalnya Listyo memiliki sejumlah kelebihan yang semuanya dapat meningkatkan kinerja Korps Bhayangkara.
"DPN Indonesia mendukung Presiden Jokowi menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri yang reformis dan berintegritas. Dalam rangka mendukung penegakan hukum yang berkualitas di Tanah Air," ujar Presiden DPN Indonesia Faizal Hafied dalam keterangannya, Selasa (19/1).
Menurut dia, DPN siap bekerja sama dengan Polri sebagai sesama penegak hukum. Sinergi ini merupakan amanat yang telah digariskan dalam Undang Undang Advokat.
Sebagai informasi, uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri oleh DPR akan dilaksanakan besok, Rabu (20/1).
Di sisi lain, kata Faizal, DPN sangat serius ingin mencetak advokat andal dalam rangka penegakan hukum yang berkualitas. Kehadiran advokat bermutu diharapkan mampu melayani secara maksimal para pencari keadilan.
"Kami menilai bahwa sangat penting melahirkan advokat andal yang memiliki integritas tinggi,” tutur Faizal.
Advokat yang lahir dari rahim DPN diharapkan dapat menjalankan profesi sesuai dengan kapabilitas keilmuan. "Sehingga masyarakat pencari keadilan terpuaskan dengan pelayanan terbaik yang diberikan oleh advokat yang andal dan berintegritas tersebut,” tuturnya.
Selain itu, tambah dia, advokat yang andal serta berintegritas diharapkan tidak akan menyalahi kode etik profesi. Advokat yang seperti ini selalu berpijak pada hal-hal yang baik dan benar dalam profesinya.
Dalam mencetak advokat dengan kemampuan tersebut, tutur Faizal, DPN Indonesia menghadirkan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang berkualitas dengan menghadirkan tokoh-tokoh hukum top di Indonesia.
DPN Indonesia dideklarasikan di Jakarta pada 30 November 2020 setelah mendapat pengesahan Surat Keputusan pendirian dari Kementerian Hukum dan HAM RI. (X-12)
stana dan DPR membantah isu Presiden Prabowo mengeluarkan surpres pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Simak klarifikasi lengkap DPR, Istana, dan tanggapan Komjen Suyudi.
Komjen Suyudi Ario Seto merespons isu yang menyebutkan ia bakal menjadi pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Istana membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri
NAMA Komjen Rudy Heriyanto ramai di media sosial X atau sebelumnya Twitter). Salah satu akun menyebut Rudy salah satu jenderal yang digadang-gadang menjadi calon Kapolri baru.
"Sikap Kapolri sudah tepat. Selain responsif, transparan, dan tegas, beliau telah menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu,
Listyo akan menjadi Kapolri beragama nonmuslim kedua sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved