Rabu 13 Januari 2021, 11:04 WIB

Gemetar, Vaksinator Jokowi: Bapak tidak Merasa Sakit

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Gemetar, Vaksinator Jokowi: Bapak tidak Merasa Sakit

MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo melakukan vaksinasi covid-19 buatan Sinovac

 

VAKSINATOR penyuntik Presiden Joko Widodo, Abdul Muthalib, terlihat grogi ketika hendak menjalankan tugasnya. Tangannya nampak gemetar cukup kuat ketika hendak menggulung baju hingga menyuntikkan jarum dengan vaksin Sinovac ke lengan orang nomor satu di Indonesia.

"Menyuntik orang pertama di Indonesia ada rasa grogi juga tapi tidak ada halangan bagi saya untuk menyuntikkan, pertama saja gemetaran, tidak ada masalah, tidak ada pendarahan sama sekali di bekas suntikannya," kata Abdul Muthalib di lingkungan Istana Merdeka Jakarta, Rabu (13/1).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dokter Kepresidenan dan staf divisi Hematologi Ongkologi Medik RSUPN Cipto Mangunkusumo tersebut juga mengoleskan alkohol ke lengan kiri Presiden Jokowi sebelum menyuntikkan vaksin.

"Vaksinnya tetap Sinovac dan saya lakukan penyuntikan dibantu perawat saya, kemudian saya gosok alkohol seperti prosedur biasa dan saya suntikan. Setelah saya suntik bapak tidak merasa sakit sedikitpun. Bapak komentarnya sampai ke dalam juga demikian," imbuh Abdul Muthalib.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Resmi Divaksinasi

Setelah disuntik, Presiden Jokowi pun beralih ke meja 4 untuk mendapatkan kartu tanda suntik pertama telah dilakukan. Sejumlah tokoh lain yang juga menjalani vaksinasi perdana bersama Presiden Jokowi adalah Ketua Ikatan Dokter Indonesia Daeng M. Faqih, Sekjen Majelis Ulama Indonesia Amiesyah Tambunan, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis serta selebriti Raffi Ahmad.

Pada sesi 2 dilakukan penyuntikan terhadap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Risyidin, perwakilan dari Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Ronal Tapilatu, perwakilan dari KWI Agustinus Heri, perwakilan dari PDHI I Nyoman Suarthanu, perwakilan dari Permabudhi Partono Bhikkhu N. M dan perwakilan dari Matakin Peter Lesmana.

Sedangkan pada sesi 3 disintuk Kepala BPOM Penny Kusumastuti, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani Perkasa, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia Ade Zubaedah, perawat Nur Fauzah, apoteker Lusy Noviani, buruh Agustini Setiyorini dan perwakilan pedagang Narti.

Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat atau "Emergency Use Authorization (EUA) untuk BPOM menyebut data efikasi virus Sinovac berdasarkan uji klinis tahap ketiga di Bandung adalah sebesar 65,3% atau telah memenuhi ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 50%. Sebelumnya hasil uji klinis tahap ketiga di Turki menunjukkan efikasi sebesar 91,25% dan di Brazil sebesar 78%.

Pada aspek keamanan pun dipastikan vaksin Sinovac tidak memiliki efek samping berat namun hanya ringan hingga sedang yaitu nyeri, iritasi, pembengkakan, serta efek samping sistemik berupa nyeri otot, kelelahan dan demam.

Sedangkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Jumat (8/1) memastikan vaksin covid-19 produksi Sinovac suci dan halal. Keputusan itu dihasilkan setelah diskusi panjang rapat komisi fatwa pascamempelajari data vaksin Sinovac terkait penggunaan bahan-bahan yang sifatnya tidak halal.(Ant/OL-5)

Baca Juga

Antara

Fraksi NasDem Minta Listyo Buat Formula Baru Tangani Teroris Poso

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:04 WIB
"Permasalahan Poso ini harus diselesaikan secara komprehensif dengan cara yang tidak gagap seperti ini," kata Ketua Fraksi NasDem...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Rancangan PP Perizinan Berusaha dalam Tahap Finalisasi

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 20 Januari 2021, 13:53 WIB
RPP pemberian kemudahan berusaha dilakukan dengan menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan prosesnya akan menggunakan online...
MI/Susanto

Periksa Istri Nurhadi, KPK Selisik Sewa Rumah Persembunyian

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 20 Januari 2021, 13:46 WIB
Penyidik menggali keterangan Tin terkait rumah persembunyian di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, yang sempat ia tinggali bersama Nurhadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya