Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti sebagai salah satu calon wakil menteri yang akan dilantik hari ini oleh Presiden Joko Widodo tiba-tiba lenyap dari daftar. Semula Istana mengeluarkan daftar enam wamen yang akan dilantik bersama enam menteri baru dan dua kepala hari ini, Rabu (23/12) di Istana Negara, pukul 09.30 WIB. Ia digadang menjadi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, ia dikabarkan menolak menerima jabatan wakil menteri. Sehingga hanya lima wamen yang dilantik hari ini.
"Ada lima orang. Semua wamen dilantik juga bersama para menteri," ucap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Rabu (23/12).
Informasi yang dihimpun, sejumlah nama yang akan dilantik menjadi wamen yakni Letjen TNI Muhammad Herindra (Kasum TNI) sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Edward Omar Sharif Hiariej (Guru Besar Hukum Pidana UGM) sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM, dan dr Dante Saksono Harbuwono (dokter endokrin) sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
Kemudian, ada nama Harvick Hasnul Qolbi (Bendahara PBNU) sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Pahala Mansury (Dirut BTN) sebagai Wakil Menteri BUMN. Adapun keenam menteri yang sudah diperkenalkan ke publik sebelumnya yakni Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Quomas, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didapuk memimpin Kementerian Sosial menggantikan Juliari Batubara yang terjerat kasus korupsi bansos. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menggantikan Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Budi Gunadi menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan.
baca juga: Presiden akan Lantik Enam Wamen Baru, Ini Daftarnya
Politikus PKB Yaqut Cholil Quomas mengisi pos Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. Kemudian, Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang juga terjerat kasus di KPK. Terakhir, Dubes RI untuk Amerika Serikat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto. (OL-3)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved