Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang pria terduga teroris bernisial AYR, 41. Ia ditangkap petugas di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11) pagi.
AYR merupakan bagian dari jaringan terorisme kelompok Jamaah Islamiyah. "Betul tadi pukul 08.00 Rabu 18 November 2020, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap terduga pelaku terorisme atas nama AYR," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dikantornya, Jakarta, Rabu (18/11).
Awi mengatakan AYR pernah menjabat sebagai Sekretaris 3 di Organisasi Aliansi Nasional Anti-Syiah pada 2015.
Selain itu, Awi mengatakan AYR disebut-sebut memiliki peran sentral dalam jaringan tersebut. AYR diduga bertugas mengumpulkan dana dari para donatur untuk membiayai pengiriman 80 anggota Jamaah Islamiyah ke Suriah untuk mengikuti pelatihan militer.
"Yang bersangkutan sebagai Kepala Iqtishot Bithonah yang merupakan subbidang dalam struktur JI. Isinya kumpulan para pengusaha JI yang berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi JI," kata Awi. (OL-14)
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
DensusĀ 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved