Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR mendukung upaya pemerintah untuk menyelesaikan kasus dugaan eksploitasi anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) secara multifdimensi. Anggota Komisi I DPR RI Willy Aditya mengatakan, penyelesaian dugaan eksploitasi ini harus bisa memberi rasa keadilan bagi korban langsung maupun bagi Indonesia.
Menurut politikus Partai NasDem itu, penyelesaian secara multidimensi, termasuk membuka sesi konsultansi di Dewaqn Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-bangsa, diharapkan bisa membuka tabir praktek keji dan eksploitasi dari hulu hingga hilir.
“Ini langkah yang bagus menunjukan Indonesia memang benar-benar serius terhadap hilangnya nyawa ABK Indonesia. Pemerintah harus segera juga menyiapkan dokumen pendukung, fakta-fakta hasil penyelidikan, dan semua yang diperlukan agar Dewan HAM PBB bisa punya modal kerja,” katanya.
Namun demikian, Wakil Ketua Fraksi NasDem ini mengingatkan agar langkah serius membawa isu ini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa harus juga diikuti dengan langkah serius di dalam negeri.
Menurutnya, laporan yang benar-benar komplit dari hasil penyelidikan dalam negeri pasti menjadi bagian tidak terpisahkan untuk sampai pada kesimpulan terjadinya eksploitasi. Karena itu, pemerintah harus membaca dan mempertimbangkan masak-masak langkah yang akan diambil serta komunikasi yang akan disampaikan ke publik.
Baca juga : BNPT Selidiki Potensi Ancaman Terorisme Saat Lebaran
“Yang terpenting pertama kali saat ini adalah negara hadir untuk menjadi pembela warganya menghadapi korporasi dan negara asing. Beri bantuan hukum untuk gugatan keluarga korban. Sambil itu dijalankan, pemerintah bisa mulai melakukan investigasi serius di dalam negeri dan bekerjasama dengan otoritas luar negeri. Kalau Menlu bilang Tiongkok mau berkomintmen menyelesaikan kasus ini, maka harus segera direalisasikan dalam kerja sama penyelidikan dan penyidikan,” ucapnya.
Legislator Dapil Jatim XI itu menegaskan kasus ABK di kapal Long Xing 629 berbendera Tiongkok semestinya menjadi pemicu agar pemerintah segera melakukan langkah konkrit untuk membendungnya dari dalam negeri. Willy berharap apa yang dilakukan perwakilan Indonesia di dewan HAM PBB juga dilakukan oleh kementerian dan lembaga di dalam negeri.
“Praktek perbudakan modern seperti itu jangan sampai muncul kembali. Kementerian Luar Negeri sendiri, BP2MI, Kemenaker, Kementerian Perhubungan, kepolisian dan lembaga negara terkait lainnya harus segera duduk bersama. Ada PR besar bersama belum adanya aturan spesifik tentang perlindungan ABK Perikanan. Ini harus segera dituntaskan,” jelasnya.
“Kita apresiasi Kemenlu yang bekerja di luar negeri. Kemenaker harus juga lebih aktif bekerja bersama kepolisian. Sehingga kasus ini bisa selesai dengan memberi keadilan bagi keluarga korban, menghukum pihak yang bersalah, dan memperbaiki sistem dan tata kelola ketenagakerjaan berkaitan dengan pekerja migran di kapal ikan,” imbuhnya,
Pemerintah Indonesia menyampaikan laporan dugaan eksploitasi ABK asal Indonesia di kapal Long Xing 629. Menurut juru bicara Presiden bidang Hukum dan HAM Istaan Kepresidenan, Dini Purwono, Laporan ini disampaikan oleh Duta Besar Hasan Kleib, pada momen sidang Dewan HAM PBB membahas jaminan pelindungan HAM dalam penanganan pandemi covid-19. (OL-7)
ISU viral mengenai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diketahui bergabung menjadi tentara aktif Amerika Serikat memunculkan pertanyaan serius soal hukum kewarganegaraan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
RATUSAN jaket pelampung disediakan oleh Pelindo selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu untuk menjamin keselamatan penumpang kapal laut.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
Masyarakat Jabodetabek cenderung memilih transportasi umum saat mudik. Sementara masyarakat di luar Jabodetabek lebih memilih kendaraan pribadi.
Tercatat jumlah penumpang kapal melewati pelabuhan Trisakti Banjarmasin, selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 periode 21 Maret-11 April sebanyak 26.717 orang.
Fenomena ini juga berdampak pada peningkatan penumpang kapal laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam memprediksi lonjakan 15% dibanding tahun sebelumnya,
Data PELNI mencatat, pada periode H-15 hingga H-9 Lebaran 2024, jumlah penumpang mencapai 106.234 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved