Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan pengawasan ketat larangan mudik mulai Jumat (24/4), hal itu berlaku juga untuk transportasi darat.
Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi memastikan pemberlakuan larangan mudik per 24 April 2020 dan akan dimulai pengawasan dan pemantauannya pada tanggal tersebut. Artinya, tindakan di lapangan tetap mengikuti pemberlakuan waktu tersebut. Tanpa ada tindakan khusus sebelum tanggal diberlakukannya pelarangan mudik.
“Kami (Kemenhub) ada di lapangan mulai di tanggal 24 April saja,” tegasnya pada Media Indonesia, Selasa (21/4).
Dengan begitu, apabila ada yang melakukan aktivitas bepergian berupa mudik sebelum tanggal tersebut tidak terikat oleh aturan larangan mudik. Melainkan disesuaikan dengan kebijakan imbauan tidak mudik dan penerapan pembatasan sosial (social distancing).
“Apabila ada yang memaksakan mudik sebelum 24 April maka berlaku imbauan tidak mudik dan kebijakan social distancing,” ujarnya.
Adapun hasil riset yang disampaikan Budi berdasarkan simulasi potensi pemudik terhadap kebijakan larangan mudik di Jabodetabek. Mengatakan jika larangan mudik diberlakukan pada awal bulan puasa (24 April) terdapat potensi pemudik yang keluar dari Jabodetabek sebanyak 280.891 orang. Potensi pemudik ini sesuai keterangan Budi hanya diikat oleh imbauan tidak mudik dan kebijakan social distancing. (OL-2)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved