Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) telah dirancang beralih menuju daring secara bertahap. Pandemi virus korona baru (covid-19) mempercepat peralihan tersebut.
Saat ini, sebanyak 467 dinas dukcapil daerah kabupaten/kota sudah melaksanakan layanan secara daring untuk administrasi kependudukan (adminduk). Warga tinggal mengunduh aplikasi via Play Store, website, serta layanan melalui Whatsapp dan pesan singkat atau SMS.
Masyarakat tidak perlu datang ke kantor dinas dukcapil untuk layanan tertentu di tengah pandemi covid-19 guna mencegah penularan meluas.
“Untuk daerah yang masih ada layanan manual, seperti perekaman KTP elektronik, wajib menggunakan protokol pencegahan penularan covid-19,” kata Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, kemarin.
Terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan publik khusus layanan adminduk, Zudan meminta seluruh kepala dinas dukcapil kabupaten/kota yang belum memiliki aplikasi layanan agar segera mengembangkan aplikasi tersebut.
Zudan berharap dengan pelayanan di bidang adminduk melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa mudah mengetahui progres penyelesaian dokumen kependudukan yang sedang diurus dukcapil.
Pada akhir Maret lalu, Kemendagri juga telah meluncurkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang berupa chatbot bernama Gisa untuk layanan adminduk. Pemanfaatan teknologi tersebut dimaksudkan agar pelayanan tetap lancar di tengah pandemi virus korona baru ini.
“Dengan chatbot Gisa, masyarakat bisa bertanya layaknya percakapan dengan seorang petugas. Gisa akan selalu memberi informasi akurat yang bersumber dari (Ditjen) Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil),” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Gisa terdapat di aplikasi Android Akui yang bisa diunduh gratis melalui Google Play Store. Peluncuran layanan ini, kata Tito, untuk mendukung kebijakan bekerja dari rumah yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo.
Kementerian Pendayagunaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga telah meminta aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah. (Ind/P-2)
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
Dukcapil rilis daftar nama paling pasaran di Indonesia tahun 2026. Dari Nurhayati hingga Sutrisno, cek apakah nama Anda masuk daftar populer di sini!
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved