Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
HAKIM Agung MH Syarifuddin terpilih menjadi ketua Mahkamah Agung (MA) periode 2020-2025 setelah melewati dua putaran pemilihan ketua MA. MH Syarifuddin akan menggantikan posisi M Hatta Ali yang akan memasuki masa pensiunnya pada 1 Mei 2020.
Dalam pemilihan putaran II Wakil Ketua MA bidang Yudisial tersebut memperoleh 32 suara mengungguli pesaingnya Andi Samsan Nganro dengan 18 suara.
Baca juga:Pemilihan Ketua MA di Tengah Covid-19, Tak Ada Hakim Agung Absen
"Berdasarkan ketentuan keputusan ketua MA RI nomor 96/KMA/SK/IV/2020 tentang peraturan tata tertib pemilihan ketua MA RI, berdasarkan pasal 7 huruf 1 yang menyebutkan calon ketua MA yang mendapatkan suara terbanyak dalam putaran II maka langsung ditetapkan sebagai ketua MA terpilih. Maka calon ketua MA tersebut ditetapkan sebagai ketua MA terpilih," ujar Ketua MA M Hatta Ali seusai proses pemilihan ketua MA, di Jakarta (6/4).
Hatta Ali juga mengucapkan selamat kepada MH Syarifuddin yang akan menjadi penerusnya. Dia meminta semua pihak untuk bekerja sama dan mendukung ketua MA terpilih sehingga semua kebijakan untuk mewujudkan lembaga peradilan yang agung bisa tercapai.
"Kepercayaan ini merupakan amanah dan tnggung jawab yang besar yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dan penuh kerja keras. Mari kita bekerja sama untuk mendukung ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia yang baru," ungkapnya.
Selain itu, Ketua MA dua periode tersebut meminta panitia pemilihan untuk segera memproses hasil tersebut kepada Preside RI yang akan menetapkan secara definitf ketua MA yang baru nanti.
Baca juga:Pemilihan Ketua MA Berlanjut ke Putaran II
Sementara itu, Ketua MA terpilih MH Syarifuddin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberi kepercayaan kepadanya. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dia pertanggungjawabkan.
"Maka seberat apapun pekerjaan akan menjadi ladang amal ibadah dan harus kita pertanggungjawabkan kepada negara dan bangsa," kata MH Syarifuddin.
Dia menambahkan, dirinya tidak lebih baik dari pada calon ketua MA lainnya. Untuk itu, kerja sama dan saling mendukung sangat dibutuhkan untuk mewujudkan MA dan lembaga peradilan Indonesia yang lebih baik lagi. (Van/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved