Kamis 13 Februari 2020, 20:55 WIB

Bahas Cipta Kerja, NasDem Jembatani Aspirasi Masyarakat

cahya mulyana | Politik dan Hukum
Bahas Cipta Kerja, NasDem Jembatani Aspirasi Masyarakat

MI/ Susanto
Willy Aditya

 

PARTAI NasDem menegaskan, pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja akan menjembatani aspirasi masyarakat. Tujuannya supaya produk legislasi sesuai dengan tujuan pembentukannya dan diterima semua kalangan.

“Dengan telah diserahkannya (naskah akademik RUU Cipta Kerja) secara resmi maka semua pihak bisa membaca dan mencatat pokok-pokok kritik dan perubahan yang diinginkannya. Tugas DPR adalah memastikan bahwa semua pihak didengarkan dan semua kepentingan bisa disuarakan secara seimbang,” kata Wakil ketua Badan Legislasi DPR RI asal Fraksi Partai NasDem Willy Aditya kepada Media Indonesia, Kamis (13/2).

Ia mengatakan target pembahasan RUU ini rampung 100 hari harus disambut sebagai sebuah semangat keseriusan. Namun demikian dia juga berharap bahwa target tersebut juga dipasang dengan semangat untuk menghasilkan kualitas UU yang prima.

Sebelum dibahas tingkat Komisi, Willy mengatakan Badan Musyawarah (Bamus) DPR akan mengadakan rapat untuk menentukannya kemudian fraksi-fraksi terlebih dahulu membuat daftar inventaris masalah (DIM).

"Nah, kalau diputuskan di bahas di Badan Legislasi, saya akan undang semua pihak untuk memberi catatan dan masukannya. Termasuk serikat pekerja, organisasi lingkungan, organisasi HAM, semuanya,” paparnya.

Menurutnya, omnibus cipta kerja yang akan mengatur banyak segi demi penciptaan kesempatan kerja adalah terobosan yang patut di apresiasi. Walau demikian terobosan ini juga perlu dilakukan dengan sangat hati-hati dengan memperhatikan kemungkinan dampak yang akan muncul di masa depan.

Menurut Willy, RUU ini nantinya bukan hanya bicara kepentingan hari ini, namun juga tentang masa depan yang akan dihadapi generasi penerus.

“Kita sangat memahami kebutuhan investasi untuk memiliki kepastian dan kemudahan bergerak. Disaat bersamaan, penting juga bagi kita untuk melindungi ketersediaan sumber daya dan jaminan kerja warga negara. Maka keduanya harus diselenggarakan selaras agar hasil yang didapat juga dapat dicapai maksimal,” ujarnya.

Willy mengajak semua pihak yang berkepentingan terhadap RUU ini untuk mempersiapkan catatan kritis dan masukannya. Dengan adanya catatan kritis dan masukan dari berbagai kalangan inilah nantinya bisa dihasilkan produk UU yang paripurna.

“Semuanya boleh menyiapkan catatan kritik dan masukannya, NasDem akan sangat terbuka menerimanya untuk disuarakan di dalam pembahasan nanti. Silahkan semuanya berhubungan dengan anggota Fraksi Partai NasDem di pusat maupun di daerah untuk mengawal ini. Kami sangat siap untuk mengawal suara anda semua. Termasuk suara teman-teman wartawan” pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Rivan Awal

Biden Jadi Presiden AS, Ini Harapan Puan

👤Sri Utami 🕔Jumat 22 Januari 2021, 05:30 WIB
Ketua DPR RI berharap Joe Biden membawa dampak positif bagi penanganan pandemi covid-19 dan menjaga stabilitas perdamaian...
Antara/Galih Pradipta

Listyo Usung Program Presisi, Kompolnas: Harus Tepat Sasaran

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 22 Januari 2021, 04:35 WIB
Kompolnas akan mengawal dan mengawasi kinerja program presisi yang diusung Listyo Sigit, setelah resmi diangkat sebagai...
Antara/M Risyal Hidayat

Kemendagri Targetkan Perekaman 5,7 Juta KTP-E

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Januari 2021, 01:40 WIB
Sejauh ini, sudah 194,64 juta orang atau 99,11% dari total populasi yang tercatat memiliki kartu identitas. Kemendagri bersama BPS...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya