Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan penyusunan rancangan undang-undang (RUU) tentang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja atau sapu jagat didasarkan pada kesepakatan banyak pihak sehingga ketika disahkan tidak menimbulkan reaksi. Hal itu diutarakan Wapres menanggapi pembahasan RUU yang dinilai masih alot.
"Pemerintah itu kan selalu mendengar berbagai pihak jadi melakukan dialog-dialog dengan pihak. Jadi penyusunan itu didasari kesepakatan-kesepakatan sehingga tidak menimbulkan reaksi," tutur Wapres di Kantor Wakil Presiden, Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/1).
Adapun pihak yang dilibatkan dalam pembahasan, imbuh Wapres, antara lain buruh, pengusaha, dan pihak terkait lainnya.
Wapres menegaskan masukan daerah juga diperlukan untuk penyempurnaan.
Baca juga: 4 RUU Omnibus Law Masuk Prolegnas Prioritas 2020
Meski demikian, pemerintah berharap RUU tersebut segera disahkan.
Tujuannya, terang Wapres, mengantisipasi hal yang selama ini dianggap menghambat dalam proses investasi tenaga kerja, perpajakan dan lain-lain.
"Tapi realisasinya kan tergantung pembicaraan di Dewan Perwakilan Rakyat. Saya sih mengharapkan kalau cepat bagus," ujar Wapres.
Wapres juga menegaskan, dalam RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, tidak terkait dengan penghapusan produk halal.
Hal itu, imbuh Wapres, juga sudah diutarakan Menteri Agama Fachrul Razi. Rancangan UU itu, tegasnya, justru mempermudah proses sertifikasi halal bagi Usaha Mikro Kecil (UMK)
"Saya kira kan sudah dijelaskan oleh menteri agama bahwa tidak ada dalam draft Omnibus Law itu penghapusan yang ada itu tentu itu mempermudah," tukasnya. (OL-1)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved