Senin 25 November 2019, 20:35 WIB

Anak Eks Anggota DPR Terlibat Kasus Bawang Putih

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Anak Eks Anggota DPR Terlibat Kasus Bawang Putih

ADAM DWI /MI
Mirawati Basri (rompi tahanan)

 

PUTRI mantan anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP I Nyoman Dharmantra, Made Ayu Ratih diduga terlibat dalam perkara dugaan suap pengurusan impor bawang putih. Hal itu diungkapkan politikus PDI Perjuangan, Mirawati Basri saat bersaksi pengurusan kuota impor bawang putih di Kementrian Perdagangan (Kemendag).

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Takdir Suhan mengungkapkan bahwa hubungan Made Ayu dengan Mirawati Basri. Yang mana Basri sempat meminta Made Ayu untuk menjadi asisten dirinya atau untuk menjadi asisten ayahnya, I Nyoman.

"Saya minta Ayu untuk bisa dampingi ayahnya menjadi asisten, atau menjadi asisten saya. Karena bahasa Inggrisnya bagus," kata Mirawati saat bersaksi disidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (25/11).

Jaksa pun langsung menanyakan mengenai komunikasi antara Mirawati dengan Made Ayu terkait impor bawang putih. Mirawati mengatakan adanya sejumlah biaya yang nantinya dapat dibagi-bagi.

"Saya sampaikan (pengurusan suap bawang putih) ke Ayu. Ini ada pengurusan kuota bawang putih 20.000 ton di kali Rp2 ribu. Dan nanti kalau ada sisa biayanya, kemudian nanti akan dibagi-bagi bersama-sama," ungkap Mirawati.

Mirawati mengungkapkan bahwa peran Made Ayu untuk menjembatani dan menyampaikan komunikasi dirinya kepada I Nyoman terkait pengurusan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementrian Perdagangan (Kemendag). Selain itu, Ayu juga merupakan asisten Ayahnya.

"Iya benar," tandas Mirawati.

Diketahui, Mirawati merupakan tersangka dalam kasus ini. Dalam sidang itu, dia bersaksi untuk tiga terdakwa yakni pemilik PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

Ketiganya didakwa telah memberikan uang sebesar Rp3,5 miliar kepada mantan anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP I Nyoman Dharmantra. Uang tersebut diberikan guna mengupayakan pengurusan kuota impor bawang putih di Kementrian Perdagangan (Kemendag).

Sebagai pihak yang diduga penyuap, Afung, Dody dan Zulfikar didakwa melanggar Pasal 5 atau Pasal 13 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (OL-4)

Baca Juga

 Dok. MI/Rommy Pujianto

KPK Tangkap Wali Kota Cimahi dalam OTT

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 27 November 2020, 13:40 WIB
KPK kembali menggelar OTT, kali ini mereka menangkap Wali Kota...
MI/Susanto

KPU : Petugas KPPS yang Positif Covid-19 Pasti Diganti

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 27 November 2020, 13:20 WIB
KPU memastikan akan mengganti petugas KPPS yang positif terpapar covid-19, meskipun satu hari jelang...
Antara

Jangan Ribut yang Bikin Wisatawan Emoh Datang ke Indonesia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 27 November 2020, 13:15 WIB
Destinasi wisata seperti Danau Toba, Labuan Bajo ata Mandalika sangat berpotensi menarik wisatawan. Namun, minim...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya