Kamis 21 November 2019, 09:53 WIB

Polri Dalami Jaringan 74 Terduga Teroris yang Ditangkap

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Polri Dalami Jaringan 74 Terduga Teroris yang Ditangkap

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono

 

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, sedikitnya 74 terduga teroris telah ditangkap di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Tentunya kemarin di RDP sudah dijelaskan oleh bapak Kapolri bahwa sudah 74 yang terduga teroris yang telah diamankan dari berbagai daerah," kata Argo di Gedung Rupatama Mabes Polri, Kamis (21/11).

Terkait para terduga teroris itu saling berkaitan atau dalam jaringan yang sama. Argo menyebut, penyidik Densus 88 masih bekerja mendalami hasil penangkapan tersebut.

"Masih didalami oleh penyidik Densus 88, kaitannya seperti apa dan jaringan seperti apa. Masih dalam proses ya, kita tunggu saja nanti ya," sebutnya.

Baca juga: Soal Mutasi Kapolres Kampar, Kapolri: Masalah Etika

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut polisi sudah menangkap 74 orang terduga teroris setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Penangkapan yang dilakukan di 10 provinsi di Indonesia itu dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11) kemarin.

Berdasarkan hasil penyidikan, kata Idham, pelaku penyerangan terhadap Wiranto dan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Mereka diduga terpapar ajaran terorisme melalui media sosial.

"Para pelaku merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah atau yang biasa disebut JAD. Afiliasi pada ISIS. Para pelaku terpapar radikalisme melalui medsos sehingga memiliki tujuan menyerang pemerintah dan aparat kepolisian karena dianggap sebagai thogut," sebutnya.

Pengungkapan kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang terjadi pada 13 November 2019

Selain mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Polri juga berhasil menangkap 74 orang tersangka jaringan terorisme, yakni masing-masing di Sumatra Utara 30 orang, Jawa Barat 11 orang, Jawa Tengah 11 orang, Pekanbaru 5 orang, Banten 5 orang, Kalimantan Timur 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Aceh 2 orang, Jawa Timur 2 orang, dan Sulawesi Selatan 1 orang.

"Anak-anak Densus masih terus bergerak," pungkasnya.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry, sementara itu Idham Aziz didampingi Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmonto, Kabarhakam Komjen Firli, Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal dan ada juga 34 Kapolda. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA

Pemantau Berhak Gugat ke MK Wakili Kotak Kosong

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:00 WIB
Terdapat 25 daerah dengan satu pasangan calon pada Pilkada...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Anak Buah Menantu Nurhadi Ungkap Aliran Rp15,1 Miliar

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:21 WIB
Hiendra diketahui merupakan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT). Dalam perkara ini, ia diduga menjadi pihak yang melakukan suap...
Antara

Kejagung Periksa Pejabat JICT dan Pelindo II di Kasus Pelabuhan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:20 WIB
Sebelumnya, Hari sempat menjelaskan bahwa dugaan korupsi tersebut terkait dengan pengelolaan pelabuhan di Jakarta International Container...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya