Kamis 14 November 2019, 09:15 WIB

Ustaz yang Aktif di Medsos Diminta Bantu Perangi Radikalisme

Cindy Ang | Politik dan Hukum
Ustaz yang Aktif di Medsos Diminta Bantu Perangi Radikalisme

MI/PIUS ERLANGGA
Salah satu ustaz yang aktif di media sosial Abdul Somad

 

PENGAMAT Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib menilai ustaz yang aktif di media sosial perlu membantu mengantisipasi penyebaran paham radikal. Mereka diminta membantu pemerintah melawan penyebaran radikalisme di dunia maya itu.

"Menkopolhukam Mahfud MD bisa mengumpulkan ustaz dan influencer yang viral di media sosial untuk menyampaikan bahwa yang dilakukan kelompok kecil seperti JAD itu menyimbang dan salah," ucap Ridlwan, Kamis (14/11).

Ridlwan mencontohkan ustaz yang aktif di media sosial seperti Abdul Somad, Hanan Attaki, dan Adi Hidayat. Mereka bisa digandeng untuk menyadarkan masyarakat terkait paham radikal lewat ceramah di media sosial.

Baca juga: Wapres: Semua Instrumen Perlu Waspadai Kelompok Teroris

"Ajak mereka bicara kepada milenial agar menjauhi kelompok-kelompok radikal. Menjauhi kelompok yang menyalahgunakan Islam secara salah," kata Ridlwan.

Selain menggalang kekuatan lewat media sosial, pemerintah perlu mengajak partai politik, tokoh agama, dan organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk menyuarakan hal yang sama.

Lanjutnya, mereka harus bersuara sekeras mungkin menolak paham radikal.

Ridlwan menyebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin hingga Wakil Ketua Syuro PKS Hidayat Nur Wahid harus gencar menyuaran antiradikalisme. Sebab pemerintah tidak dapat bergerak sendiri menangkal terorisme.

"Kalau yang berjuang hanya pemerintah, apalagi hanya polisi atau para pengiat yang aktif melawan terorisme, saya kira kurang efektif," tandasnya. (OL-2)

Baca Juga

Dok: Kemenko Polhukam

Dongkrak IPK, Mahfud Dengarkan Masukan TII

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 25 Februari 2021, 09:10 WIB
Dalam upaya pemberantasan korupsi, Mahfud memandang perlu melibatkan masyarakat sipil seperti TII untuk membuat peta jalan pemberantasan...
MI/Susanto

KPK Dukung Polri Usut Kasus Mafia Tanah

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 25 Februari 2021, 07:44 WIB
KPK menyatakan akan mendukung Polri membongkar kasus mafia tanah di Indonesia. Terlebih dugaan korupsi dan mafia tanah kerap...
dok.123rtf

Berstatus WNA, Penetapan Bupati Sabu Raijua Diminta Dibatalkan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 24 Februari 2021, 23:53 WIB
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Jimly Asshiddiqie menegaskan bahwa penetapan Bupati Sabu Raijua NTT, Orient Patriot Riwu Kore...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya