Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Kapolri Apresiasi Divisi Humas Polri

Ferdian Ananda Majni
30/8/2019 12:36
Kapolri Apresiasi Divisi Humas Polri
Kapolri Jenderal Tito Karnavian(ANTARA/Didik Suhartono)

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi kinerja divisi Humas Polri. Pasalnya, humas berperan dalam penguatan Polri pada lima fungsi utama, yakni reserse, intel, sabhara, lantas, dan binmas.

"Kita besarkan fungsi humas dari anggaran, organisasi, rekrutmen, memiliki grand design untuk memebesarkan itu. Karena ini sangat penting dan itu yang tidak kalah penting adalah reward dan punishments supaya bisa menimbulkan motivasi," kata Tito saat Rapat Kerja Teknis, Jumat (30/8).

Dia menjelaskan, pada era demokrasi, media menjadi rujukan dan kehidupan sosial dan kenegaraan. Sebagai penghubung publik, setiap lembaga memiliki divisi tersendiri untuk mengelola imej dari lembaga tersebut.

"Tidak terkecuali Polri yang memiliki Divhumas sebagai acuan media untuk mendapatkan informasi dan sebagai imej yang akan diberikan informasinya kepada masyarakat Indonesia maka dianggap perlu untuk memperkerjakan anggota yang memiliki passion di humas dan reward," sebutnya.

Pascareformasi, Indonesia menghadapi sistem demokrasi. Bahkan arahnya lebih bebas atau liberal. Kata Tito, dalam sistem demokrasi itu trias politica yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif sebagai komponen utama.

"Tapi banyak pengamat dan ahli internasional menyampaikan tidak, ada tambahan satu lagi, yaitu media sebagai pilar keempat demokrasi," sebutnya.

Baca juga: Presiden Minta Aparat Hukum Tindak Pelaku Anarkistis dan Rasialis

Mantan Kapolda Papua itu menambahkan, sistem yang otokrasi, teokrasim dan oligarki telah menepikan peran media. Oleh karena itu, di era demokrasi, secara otomatis media menjadi elemen yang sangat penting dan salah satu bagian sistem demokrasi.

"Ini ditambah lagi situasi berkembangnya suatu fenomena penting yakni gelombang ketiga yang merubah dan revolusi semua urusan manusia," lanjutnya.

Tito menegaskan, sejak masa kepemimpinannya, fungsi humas masuk dalam tiga kebijakan utama selain peningkatan kinerja dan perbaikan kultur.

"Betapa pentingnya humas sehingga dimasukan di tiga kebijakan utama selain peningkatan kinerja dan perbaikan kultur. Manajemen media masuk strategi utama karena memang situasinya sudah berubah," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya