Selasa 02 Juli 2019, 21:49 WIB

KPK Didesak Umumkan Dua Tersangka Baru Kasus KTP-e

M. Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum
KPK Didesak Umumkan Dua Tersangka Baru Kasus KTP-e

MI/ROMMY PUJIANTO
Ketua Pusat Kajian AntiKorupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM), Oce Madril

 

KETUA Pusat Kajian AntiKorupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM), Oce Madril meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mungkin untuk mengumumkan dua tersangka baru dalam kasus E-KTP.

Meski tidak diwajibkan, pengumuman secara resmi itu dinilai menjadi informasi yang dibutuhkan oleh publik. Selain menghindari simpangsiur dan dugaan tak berdasar, itu dirasa perlu untuk mematenkan transparansi KPK.

"Menurut saya kalau memang ada tersangka baru, akan lebih baik jika itu diumumkan saja, dan segera diproses lebih lanjut," kata Oce saat dikonfirmasi, Selasa (2/7).

Baca juga: KPK Telah Tetapkan Tersangka Baru Kasus KTP-e

Menurutnya, pengumuman resmi penetapan tersangka juga perlu dilakukan agar ada perlakuan sama kepada tersangka yang dijerat oleh KPK.

"Supaya tidak ada kecurigaan dan ada perlakuan yang sama kepada tersangka, karena standarnya tersangka itu diumumkan, tapi kok yang ini tidak diumumkan. Publik kan juga menunggu kasus E-KTP," terangnya.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo memberikan pernyatan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR RI. Di kesempatan itu, Agus mengatakan kalau lembaganya telah menetapkan tersangka baru dalam kasus E-KTP.

"Ada dari pengusaha, ada dari birokrat kayaknya. Ya terutama pengusaha," kata Agus kemarin.

Senada, Komisioner KPK lainnya, Saut Situmorang mengungkapkan akan memublikasikan penetapan tersangka baru itu dalam waktu dekat. "Nanti kita ekspos, kita sudah gelar perkara, tinggal umumkan," tukasnya. (OL-4)

Baca Juga

DOK KEMENDAGRI

Staf Khusus Mendagri Sebut Korupsi Bekas Dirjen Keuda Bersifat Individual

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:51 WIB
Kastorius mengatakan Kemendagri menghormati proses hukum Ardian ke KPK. Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu juga akan mengevaluasi...
Antara

Kemendagri: Perbuatan Korupsi Ardian Noervianto Bersifat Individual

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:50 WIB
Kemendagri menghormati proses hukum Ardian ke KPK. Selain itu Mendagri juga akan mengevaluasi jajarannya menyikapi kasus...
Dok Istimewa

Jaga Kekayaan Desa Adat di Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:34 WIB
Kapolri mengukuhkan Bantuan Keamanan Desa Adat (Bankamda) dan forum Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya