Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf TNI AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa, mengatakan saat ini TNI dan pemerintah terus berupaya membangun hubungan baik dengan dunia internasional. Selain untuk keamanan, hal itu juga dibutuhkan untuk menjaga eksistensi bangsa Indonesia.
“TNI AD kini berupaya ingin menjaga komunikasi hubungan internasional yang lebih baik supaya kita tidak diusilin pihak lain,” ujar Andika dalam diskusi bertajuk Wilayah Negara dan Sistem Pertahanan dan Keamanan Menurut UUD NRI Tahun 1945 di Gedung MPR RI, Jakarta, Selasa (2/7).
Baca juga: Luhut Sebut Pertemuan Jokowi-Prabowo Tinggal Tunggu Waktu
Andika mengatakan, saat ini semua pihak harus kreatif. Salah satunya dalam hal menjaga keamanan negara meski dalam keterbatasan kekuatan militer. Menjalin hubungan baik dengan negara lain serta dunia internasional merupakan salah satu cara untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa.
“Realisasi menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa bisa dilakukan dengan cara tidak bermusuhan dengan negara lain. Coba lihat Venezuela, tidak perang tapi bangkrut dalam waktu 30 hari,” tandasnya.
Lebih lanjut kata dia, saat ini kekuatan militer Indonesia masih belum 100%, baik dalam hal personel atau hal material lain pendukung kerja militer. Ia menyadari kondisi tersebut sulit untuk dipenuhi dengan maksimal. Hal itu mengingat masih terbatasnya anggaran negara.
"Sampai tahun 2019 ini, personel TNI masih bisa memenuhi sekitar 91%, material itu 76%," ujar Andika,
Hitungan kebutuhan personel, sambung dia, sangat subjektif dan tergantung situasi. Bila dalam kondisi tertentu yang mengancam atau ada momen penting, kebutuhan tentu meningkat. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved