Selasa 14 Mei 2019, 15:20 WIB

Belum Ada Kuasa Hukum, Lieus Sungkharisma tak Hadir ke Bareskrim

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Belum Ada Kuasa Hukum, Lieus Sungkharisma tak Hadir ke Bareskrim

MI/Panca Syurkani
Lieus Sungkharisma

 

AKTIVIS Lieus Sungkharisma mengaku belum menemukan kuasa hukum untuk mendampinginya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan makar.

Karena itu, ia memilih tidak hadir dalam agenda yang telah dijadwalkan pukul 10.00 WIB hari ini, Selasa (14/5) di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

"Tidak hadir. Lagi cari pengacara," kata Lieus saat dikonfirmasi, Selasa (14/5).

Dia mengaku perlu didampingi pengacara karena tudingan makar terhadap dirinya merupakan hal serius. Apalagi ancaman hukuman bagi pelaku makar maksimal 20 tahun sampai seumur hidup.

"Makar serius nih. Ancaman hukumannya 20 tahun sampai dengan seumur hidup," terangnya.

Baca juga: Besok, Polisi Periksa Lieus Sungkharisma atas Dugaan Makar

Diketahui, aktivis Lieus Sungkharisma dan politikus Partai Gerindra Permadi rencananya akan diperiksa terkait kasus dugaan makar. Keduanya diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

Dari surat keterangan pemeriksaan, Permadi akan diperiksa pada pukul 13.00 WIB. Permadi diperiksa dalam perkara tindak pidana penyebaran berita hoaks dan atau makar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 dan atau 15 UU nomor 1 tahun 1946 dan Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 163 Bis jo Pasal 107 KUHP.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan penyidik Bareskrim Polri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap aktivis Lieus Sungkharisma terkait tuduhan menyebarkan hoaks dan makar.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA

Pemantau Berhak Gugat ke MK Wakili Kotak Kosong

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:00 WIB
Terdapat 25 daerah dengan satu pasangan calon pada Pilkada...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Anak Buah Menantu Nurhadi Ungkap Aliran Rp15,1 Miliar

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:21 WIB
Hiendra diketahui merupakan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT). Dalam perkara ini, ia diduga menjadi pihak yang melakukan suap...
Antara

Kejagung Periksa Pejabat JICT dan Pelindo II di Kasus Pelabuhan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:20 WIB
Sebelumnya, Hari sempat menjelaskan bahwa dugaan korupsi tersebut terkait dengan pengelolaan pelabuhan di Jakarta International Container...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya