Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh dari kubu 02 dianggap sebagai langkah positif untuk meredakan secara bertahap tensi politik pasca perhelatan Pilpres 17 April lalu. Pengentalan politik selama masa kampanye harus diurai kembali demi kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar.
"Kita harus akui bahwa di masyarakat memang terjadi pengentalan itu yang harus kita urai kembali, kita lenturkan, salah satunya ya dengan pertemuan yang dilakukan Pak Jokowi dengan tokoh-tokoh politik terutama dari koalisi Indonesia Adil Makmur," kata Pengamat Psikologi Politik UI Hamdi Muluk kepada Media Indonesia di Jakarta (5/5).
Baca juga: Deklarasi Damai Pendukung 01 dan 02 di Jakbar Diapresiasi
Menurut Hamdi, pertemuan seperti ini sangat positif untuk secara bertahap mengurangi tensi. Dalam resolusi konflik, kata dia, dikenal istilah Gradual Tension Reduction (GTR) untuk memastikan situasi yang tadinya tegang bisa kembali rileks.
"Kalau saya tidak sepakat kita pakai istilah rekonsiliasi karena kita kan tidak berantem tetapi upaya kurangi tensi yang tadinya tinggi dan sekarang secara bertahap kita kurangi," jelas Hamdi.
Upaya mengurangi tensi tersebut lanjut dia selain secara struktural lewat Ketua-ketua Partai juga bisa dilakukan pada level di bawahnya seperti pertemuan antar Sekjend 01 dan 02, para ketua DPD yang memungkinkan komunikasi politik tidak tersumbat.
"Karena itu juga butuh kedewasaan kedua belah pihak, bahwa kita utamakan kepentingan bangsa di atas segala-galanya. Kalau pun ada ketidakpuasan maka lakukan dengan cara konstitusional. Ini yang kita harapkan dari para tokoh kita ini," ucapnya.
Diketahui beberapa waktu lalu Presiden Jokowi sudah bertemu dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved