Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Tandingi Amien Rais, TKN Lontarkan "People Fight"

Mediaindonesia.com
06/5/2019 08:15
Tandingi Amien Rais, TKN Lontarkan
Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir.(MI/Dwi Apriani)

ANGGOTA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir, melontarkan istilah yang dapat meredam wacana people power yang dilontarkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Menurut Inas, ide Amien Rais merupakan salah satu perilaku dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang sudah mengarah pada upaya untuk mengadu domba rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Amien Rais memang kerap gembar-gembor tentang People Power jika Pemilu 2019 dimenangkan oleh paslon 01.

Baca juga: Muda TKN: Setan Gundul Bukti Kapal Prabowo Sedang Dibajak

"Oleh karena itu tidak salah juga jika kemudian muncul gerakan rakyat melawan people power-nya Amien Rais yakni people fight yang secara moral dan fisik akan mempertahankan NKRI dari kerusakan dan kebinasaan negeri yang akan dilakukan oleh people power-nya Amien Rais tersebut," jelas Inas, Senin (6/5).

Inas menilai, wacana people power dan perilaku lainnya tampak kontras dengan berbagai narasi yang membawa-bawa atau mengatas namakan rakyat oleh kubu 02. Namun, tambahnya, kubu penantang masih belum menjelaskan tentang rakyat yang mereka wakili.

"Apakah 260 juta rakyat Indonesia memberikan mandat kepada mereka? atau apakah 190 juta pemilih memberikan mandat kepada mereka? Sayang sekali ternyata kubu paslon 02 gagal dan gagap setiap kali diminta membuktikan mandat tersebut!," sindir Ketua Fraksi Hanura DPR ini.

Inas menjelaskan, definisi rakyat adalah bagian dari negara. Sehingga, lanjutnya, narasi yang dibangun kubu Prabowo-Sandi yang kerap mengatasnamakan rakyat perlu dikritisi.

"Sebenarnya mereka sedang menjual nama rakyat demi kepentingan kelompoknya saja, padahal belum tentu rakyat Indonesia memiliki pemahaman yang sama dengan narasi yang dibuat oleh kubu paslon 02," tegas Inas.

Baca juga: Bawaslu DKI Telusuri Ribuan Form C1 yang Untungkan 02

Bentuk people fight terhadap "adu domba" yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi, disebut Inas, sudah mulai tampak di berbagai daerah. Ia menilai, pihaknya sudah dapat melihat perlawanan rakyat terhadap unjuk rasa kubu 02 yang selalu mengatasnamakan rakyat, tetapi sejatinya memiliki maksud terselubung.

"Di mana salah satunya adalah dibubarkannya oleh massa demonstrasi dari salah satu pendukung paslon 02, yakni FPI di depan kantor KPU RI, di mana pembubaran ini adalah bentuk kekesalan dan kemarahan rakyat terhadap ulah kubu paslon 02," tutupnya. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya