Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

TKN: Jokowi-Amin Unggul, Kubu 02 tak akan Mengejar Ketertinggalan

Mediaindonesia.com
03/5/2019 13:50
TKN: Jokowi-Amin Unggul, Kubu 02 tak akan Mengejar Ketertinggalan
Ketua Fraksi Hanura DPR RI Inas N Zubir(MI/Dwi Apriani)

JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir mengatakan sudah dapat dipastikan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Hal itu kata dia mengacu kepada real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang prosentase perhitungan suara antara Jokowi-Amin 55-56,5% terhadap Prabowo-Sandi 43,5-45%.

"Maka diakhir perhitungan pun angka prosentase tersebut tidak akan berubah dari angka-angka tersebut, sehingga dapat kita pastikan bahwa Jokowi Amin akan menjadi pemenang Pilpres 2019, karena angka-angka real count yang berasal dari C1, tidak akan jauh berbeda dengan manual count yang masih berlangsung di beberapa PPK, dan kemudian di KPUD Kab/Kota, KPU Propinsi dan KPU RI," ujar Inas, Jumat (3/5).

Baca juga: Datangi KPU, Politisi Gerindra dan Demokrat Minta Situng Disetop

Adapun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) yakin bisa meraup suara yang banyak di sejumlah daerah yang diincar, seperti Jawa Barat. Menurut Inas, perhitungan suara Prabowo-Sandi tetap tidak akan mengejar ketertinggalannya.

"Walaupun kubu paslon 02 masih yakin bahwa akan ada keajaiban dari Jabar yang perhitungannya masih dibawah 50% tetap tidak akan dapat mengejar ketertinggalan suara Prabowo-Sandi karena jika kita hitung suara sah di Jabar kira-kira 26.789.795 dan prosentase suara Jokowi Amin trennya 42-43% dan Prabowo Sandi 57-58%," paparnya.

"Jika kita anggap saja bahwa setelah 100% C1 masuk di Situng KPU prosentase perolehan suara di Jabar adalah 40% Jokowi-Amin dan 60% Prabowo-Sandi, maka angka yang diperoleh Jokowi-Amin adalah 10.715.918 suara dan Prabowo-Sandi 16.073.877 dengan selisih suara hanya 5.357.959 saja untuk Prabowo-Sandi," tambahnya.

Angka ini, sambung dia, telah tercover oleh selisih di Jawa Tengah pada hari ini, yakni mencapai 8 juta suara lebih untuk kemenangan Jokowi Amin.

Baca juga: Bertentangan UU, Demokrat: Tak Ada Kewajiban Ikuti Ijtimak Ulama

"Apakah Prabowo Sandi dapat dengan mudah menggugat KPU ketika Jokowi-Amin diumumkan sebagai pemenang Pilpres oleh KPU? Tentunya kita harus lihat kesiapan dokumen yang dimilikin BPN Prabowo-Sandi, karena jalan terjal yang akan mereka hadapi adalah tidak punya C1 asli," paparnya.

Untuk diketahui, BPN Prabowo-Sandi meminta salinan formulir C1 kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini, kata Inas, memperkuat keraguan TKN terhadap klaim kemenangan paslon nomor urut 02.

"Padahal kopi C1 tidak dapat digunakan untuk menggugat di MK, maka sudah tepat kalau kita ucapkan welcome back Mr. president Jokowi!," pungkasnya. (RO)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya